Etika Publikasi

Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar merupakan jurnal peer-review dan open-access terkemuka yang menerbitkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi dan inovatif di garis depan semua ilmu pengetahuan berupa hasil penelitian interdisipliner dan telaah buku pada bidang pendidikan dasar. Tujuan utama jurnal ini adalah untuk menerbitkan karya ilmiah di bidang pendidikan dasar dari para guru, kepala sekolah, pengawas, dan tenaga kependidikan lainnya (seperti staf administrasi sekolah, staf laboratorium, staf perpustakaan), serta pemerhati pendidikan dasar. Dengan demikian, kontribusi ini akan membantu pembangunan masyarakat dengan dasar ilmiah yang kuat, terbukti secara internasional. Pernyataan ini menjelaskan perilaku etis semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan artikel di jurnal, yaitu: penulis, pemimpin redaksi, peer-reviewer, dan penerbit. Pernyataan ini didasarkan pada Kode Etik COPE (Committee on Publication Ethics) dan Pedoman Praktik Terbaik untuk Editor Jurnal.

Pedoman Etik untuk Publikasi Jurnal

Publikasi sebuah artikel dalam Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar akan ditinjau oleh dua rekan sejawat (double blind review). Tahapan ini merupakan bagian penting dalam pengembangan jaringan pengetahuan yang koheren. Tujuannya untuk mendukung dan mewujudkan metode ilmiah dalam sebuah artikel yang diterbitkan. Karena itu, penting untuk menyepakati standar perilaku etis yang diharapkan untuk semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan: penulis, editor jurnal, peer reviewer, penerbit, dan pembaca.

Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar sebagai penerbit Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar menjalankan tugas perwalian atas semua tahapan penerbitan dengan sangat serius dan kami menyadari tanggung jawab etis dan lainnya. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa iklan, cetak ulang, atau pendapatan komersial lainnya tidak berdampak atau mempengaruhi keputusan editorial. Selain itu, Dewan Redaksi Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar akan membantu melakukan komunikasi dengan jurnal dan/atau penerbit lain yang berguna jika diperlukan.

Kebijakan Plagiasi

Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar berkomitmen mencegah praktik plagiasi. Semua naskah yang diterima harus melewati pemeriksaan tingkat kesamaan (similarity). Setiap naskah yang masuk ke jurnal ini akan diproses screening plagiarism. Untuk memastikan keaslian naskah, Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar menggunakan alat pemeriksa plagiarisme yang tersedia yaitu Plagiarism Checker dan Turnitin.

Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar juga menggunakan Crossref Similarity Check (Ithenticate) untuk mendeteksi kiriman yang tumpang tindih dengan naskah yang diterbitkan dan diserahkan. Editor dapat melihat halaman Pemeriksaan Kemiripan untuk informasi lebih lanjut tentang cara menafsirkan laporan ini.
Naskah yang ditemukan telah melakukan plagiasi dari naskah lain, baik yang sudah diterbitkan maupun tidak, akan ditolak dan penulis dapat dikenai sanksi. Setiap artikel yang sudah diterbitkan dan ternyata didapati kesamaan atau plagiasi perlu diperbaiki atau ditarik kembali.

Pemeriksaan plagiarisme dan similarity dilakukan dalam proses penyaringan naskah yang diajukan ke Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar. Hanya naskah yang bebas plagiasi yang akan dikirim ke editor yang ditunjuk untuk ditindaklanjuti. Batas similarity pada Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar adalah 20 persen. Naskah dengan masalah plagiasi kecil akan diinformasikan untuk direvisi dan dikirim kembali ke editor, sementara naskah dengan masalah plagiasi serius akan ditolak dan diarsipkan.

Keputusan Publikasi

Editor Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar bertanggung jawab untuk memutuskan naskah mana yang akan diterbitkan pada jurnal. Editor dapat dipandu oleh kebijakan dewan editorial jurnal dan dibatasi oleh persyaratan hukum yang akan berlaku terkait fitnah, pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme. Editor dapat berunding dengan pemimpin redaksi atau pengulas lain dalam membuat keputusan ini. Pernyataan ini menjelaskan perilaku etis semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan naskah di jurnal ini, termasuk penulis, pemimpin redaksi, Dewan Redaksi, peer-reviewer, dan penerbit. Pernyataan ini didasarkan pada Pedoman Praktik Terbaik untuk Editor Jurnal (COPE Best Practice Guidelines for Journal Editors) dari Committee on Publication Ethics (COPE).

Tugas Editor:

Tanggung Jawab: Editor Jurnal memegang posisi penting mengambil keputusan editorial penting pada semua peer-review yang dikirimkan untuk publikasi.

Fair Play: Editor menilai semua naskah tanpa membedakan ras, jenis kelamin, orientasi seksual, keyakinan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau filosofi politik penulisnya. Editor menilai naskah secara objektif dan bebas dari kepentingan komersial atau kepentingan pribadi.

Kerahasiaan: Editor dan staf editorial tidak boleh mengungkapkan informasi apa pun, kepada siapa pun, tentang naskah yang masuk, selain kepada penulis, pengulas, calon pengulas, dewan redaksi, dan penerbit yang sesuai.

Konflik Kepentingan: Materi (bagian dari naskah) yang tidak dipublikasikan tidak boleh digunakan tanpa persetujuan tertulis dari penulisnya. Editor harus menjaga kerahasiaannya.

Transparansi Akademik: Editor harus menjaga transparansi laporan penelitian ilmiah, mencegah terjadinya kerja sama publikasi yang bertentangan dengan etika berlaku, serta selalu bersedia untuk menerbitkan pencabutan, perbaikan, dan erratum jika diperlukan.

Kejujuran: Mendorong dan mempertahankan penelitian yang jujur. Jika ditemukan indikasi terjadi pelanggaran dalam penelitian, Editor harus segera menyelidiki secara mendetail dengan otoritas yang sesuai. Bila terbukti ada tindakan pelanggaran yang mencurigakan, Editor meminta mitra bestari melakukan peninjauan.

Tugas Reviewer:

Kontribusi dalam Keputusan Editorial: Peer review membantu Editor dalam membuat keputusan editorial dan membantu penulis dalam memperbaiki naskah melalui komunikasi editorial dengan penulis.

Ketepatan: Setiap reviewer terpilih yang merasa tidak memenuhi syarat untuk meninjau sebuah naskah atau mengetahui bahwa peninjauan cepat tidak mungkin dilakukannya, maka harus memberi tahu Editor dan mengundurkan diri dari proses peninjauan terhadap naskah tersebut.

Kerahasiaan: Setiap naskah yang diterima untuk ditinjau harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Naskah tersebut tidak boleh diperlihatkan atau didiskusikan dengan orang lain, kecuali diizinkan oleh Editor. Karena ulasan reviewer bersifat rahasia, Reviewer juga tidak boleh membagikan informasi tentang ulasan dengan siapa pun tanpa izin dari editor.

Standar Objektivitas: Tinjauan harus dilakukan secara objektif, disertai catatan hasil penilaian yang rinci, kritis, konstruktif, dan tidak memihak. Reviewer harus mengungkapkan pandangan mereka secara jelas dengan argumen pendukung.

Pengakuan Sumber: Reviewer harus mengidentifikasi karya publikasi yang relevan yang belum disitasi oleh penulis. Semua hasil observasi, derivasi, atau argumen yang digunakan dalam naskah harus disertai dengan sitasi yang relevan. Reviewer juga harus meminta perhatian editor untuk setiap similarity atau over lapping antara naskah yang sedang dipertimbangkan dengan naskah lain yang diterbitkan yang diketahui secara pribadi; dan memberi tahu Editor Jurnal tentang masalah etika apa pun berdasarkan hasil penilaian mereka terhadap naskah yang diserahkan; seperti pelanggaran perlakuan etis terhadap subjek hewan atau manusia.

Konflik Kepentingan: Informasi atau gagasan istimewa yang diperoleh melalui tinjauan sejawat harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Reviewer tidak boleh mempertimbangkan naskah yang mengandung konflik kepentingan seperti persaingan, kolaboratif, atau hubungan atau koneksi lain dengan penulis, perusahaan, atau institusi mana pun yang terkait dengan naskah. Reviewer memberi tahu editor jurnal tentang konflik kepentingan keuangan atau pribadi dan menolak untuk meninjau naskah ketika mengetahui adanya kemungkinan konflik tersebut.

Tugas Penulis:

Standar Pelaporan: Penulis mengirimkan naskah artikel hasil penelitian atau gagasan konseptual disertai data dan analis data yang akurat. Sebuah naskah harus dilengkapi dengan referensi lengkap sehingga memungkinkan orang lain merujuk karya tersebut. Pernyataan yang sengaja dibuat tidak benar dan tidak akurat  ditetapkan sebagai perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

Akses dan Retensi Data: Penulis diminta memberikan data mentah untuk kepentingan tinjauan editorial, dan harus siap memberikan akses publik ke data tersebut jika diperlukan; dan harus siap menyimpan data tersebut untuk waktu yang cukup setelah publikasi.

Orisinalitas dan Plagiarisme: Penulis harus memastikan bahwa naskah yang mereka tulis dan serahkan adalah naskah asli. Jika penulis menggunakan karya dan/atau kata-kata dari orang lain, penulis harus mengutipnya dengan tepat.

Publikasi Berganda, Berlebihan, atau Bersamaan: Seorang penulis tidak boleh secara umum menyerahkan dan menerbitkan naskah yang pada dasarnya menggambarkan naskah yang sama pada lebih dari satu jurnal atau publikasi utama. Mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku yang tidak etis dalam penerbitan dan tidak dapat diterima.

Pengakuan Sumber: Pengakuan atas hasil karya orang lain harus dijunjung tinggi. Penulis harus menyebutkan sumber kutipan yang digunakan dalam naskah yang dikirimkan.

Penulis Naskah: Penulis naskah dibatasi pada mereka yang memberikan kontribusi yang signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, atau interpretasi dalam naskah yang dikirimkan. Semua yang telah memberikan kontribusi signifikan harus terdaftar sebagai penulis bersama. Jika ada orang lain yang telah berpartisipasi dalam aspek substantif tertentu dari proyek penelitian, mereka harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis utama menjamin dan memastikan bahwa semua penulis yang layak disertakan dalam naskah telah dicantumkan dan menyetujui versi final naskah untuk dipublikasikan dalam jurnal.

Bahaya, Subjek Manusia atau Hewan: Jika pekerjaan melibatkan bahan kimia, prosedur, atau peralatan yang memiliki bahaya luar biasa sebagai dampak penggunaannya, penulis harus menguraikannya dengan jelas dalam naskah.

Konflik Kepentingan: Semua penulis harus mengungkapkan setiap konflik kepentingan keuangan atau substantif lainnya yang dapat ditafsirkan akan berpengaruh terhadap hasil penilaian naskah mereka. Semua sumber dukungan keuangan untuk pekerjaan tersebut harus diungkapkan.

Kesalahan Mendasar dalam Karya yang Diterbitkan: Ketika seorang penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam karya terbitannya sendiri, Penulis berkewajiban segera melaporkan kepada Editor jurnal atau penerbit untuk mencabut atau memperbaiki naskah tersebut.

Izin: Penulis yang ingin menyertakan gambar, tabel, atau bagian teks yang telah diterbitkan di tempat lain harus mendapatkan izin dari pemilik hak cipta. Penulis wajib menyertakan bukti tertulis bahwa izin tersebut telah diberikan saat mengirimkan naskah. Materi yang diterima tanpa bukti tersebut akan dianggap berasal dari penulis.