Peningkatan Kreativitas Guru dalam Program School in the Park Melalui Metode Group-Based Flipped Classroom
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v6i3.1013Abstrak
Peningkatan kreativitas guru dalam menguatkan nilai karakter kewirausahaan siswa terlihat dari perencanaan, pelaksanaan serta penilaian pembelajaran. Penelitian dilakukan kepada siswa di SMPN 4 Lembang, Kab Bandung Barat dalam program School in the Park. Program ini memanfaatkan kekayaan geografis lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dalam menerapkan nilai karakter (kewirausahaan) yang diintegrasikan dalam pengembangan perangkat ajar oleh guru dan juga dalam penyusunan program sekolah terkait pentingnya lifeskill bagi siswa. Dengan menggunakan metode Group based-Flipped Classroom, kegiatan intervensi dilakukan kepada 10 guru mata pelajaran secara daring. Kegiatan terbagi menjadi tiga, yaitu pra pertemuan, pertemuan dan paska pertemuan. Pada pra pertemuan, penugasan diberikan kepada para guru terkait pemanfaatan platform Merdeka Mengajar, Penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dalam semester genap menggunakan instrumen seperti lembar observasi, wawancara dan dokumen analisis. Hasil analisis dari data menunjukkan bahwa peningkatan kreativitas guru dalam menerapkan nilai kewirausahaan terintegrasi pada mata pelajaran diantaranya pada mata pelajaran Matematika, Bahasa, Seni Budaya tergambar dalam perangkat ajar dimana pemilihan tema, pengelolaan kegiatan pembelajaran, pemberian penugasan dan penilaian sudah berbasis karakter. Disisi lain, perubahan sikap siswa terlihat dari pencapaian nilai sikap masing-masing kelas.
Referensi
Bergmann, J. & Waddell, D. (2012). To Flip or Not to Flip? Learning and Leading With Technology, 39(8).
Hasan, M. A. (2021). Perilaku Berwirausaha Generasi Milenial di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 13(1), 224-240.
Khoimah, S. (2020). Peningkatan Kreativitas dan Literasi Digital Peserta Didik Melalui Metode Resitasi Dalam Pembuatan Film Pendek Sejarah. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(3), 677-692. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i3.138
Thakare, R. (2018, July 25). Diambil kembali dari 8 Types of Flipped Learning Classrooms and Tools to Build Them: https://elearningindustry.com/flipped-learning-classrooms-tools-build-types
Mihai, L. (2016, October 13). 8 Flipped Classroom Benefits For Students And Teachers. Diambil kembali dari elearning industry: https://elearningindustry.com/8-flipped-classroom-benefits-students-teachers
Herreid, C. F. (2013). Case Studies and the Flipped Classroom. Journal of College Science Teaching, 42(5), 62-66.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Sistem Pendidikan Nasional.
P. N. (2020) Rencana Strategis Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024. Diambil kembali dari Biro Perencanaan Kemendikbud: https://roren.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2021/03/Salinan-Permendikbud-22-Tahun-2020.pdf
Siswanjaya, S. (2021). Penggunaan Canva pada Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Keterampilan dan Motivasi Menulis Siswa. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(2), 421-442. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i2.259
Yuliana, E. (2018). Media Wacantal dalam Meningkatkan Karakter dan Keterampilan Siswa dalam Pembelajaran Seni Budaya di Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 2(1), 105-126. Retrieved from https://ojsdikdas.kemdikbud.go.id/index.php/didaktika/article/view/64
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










