Pengembang Media Pembelajaran Aquaponik-Induksi Elektromagnetik untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis STEM
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i2.129Abstrak
Pembelajaran IPA bagi siswa SMP masih menjadi sosok menakutkan. Banyaknya istilah, konsep abstrak, dan rumus membuat siswa merasa sulit belajar IPA. Hal ini berimbas pada pencapaian keberhasilan belajar siswa yang rendah. Tujuan memperoleh media pembelajaran aquaponik-induksi elektromagnetik untuk meningkatkan literasi sains siswa melalui pembelajaran berbasis STEM. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah R&D model 4 D ((define, design, develop, dan dessiminate)..Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar validasi konten ahli media, soal literasi sains, dan angket tanggapan siswa, Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas media aquaponik-induksi elektromagnetik pada CVI sebesar 0,86 (valid). Capaian literasi sains siswa kelas eksperimen memiliki rata-rata capaian skor lebih tinggi dibandingkan dengan siswa pada kelas kontrol. Siswa menanggapi positif terhadap media aquaponik-induksi elektromagnetik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa media AIGO dapat digunakan untuk meningkatkan literasi Siswa melalui pembelajaran berbasis STEM.
Referensi
Campbell, N., Reece, J., & Mitchell, L. (2002). Biologi Jilid III. Jakarta: Erlangga.
Dwidevi. (2014). Project Based Learning for STEM (Science, Technology,. International Conference and Advance Agile Manufacturing. USA: Oakland University
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American journal of Physics, 66(1), 64-74.
Harwell. (2015). Study of STEM Assessment in Engineering, Science, and Mathematic for Elementary and Middle School Students. School Science and Mathematic , 2.
Herlina, Herlina, & Cici. (2006). Alat peraga. Jurnal pendidikan IPA .
Jager, T. d. (2012). Using Visual Media to Enhance Science Teaching and Learning in. DOI , 1-6.
Lawshe, C. H. (1975). Quantitative Approach to Content Validity. Personal Phsycology , 563-575.
Martin, & Michel O. (2012). TIMSS 2011 International Research in Science. USA : TIMSS & PILRS International Study Center and IEA.
Thiagarajan, & Sivasailam. (1974). Instructional Development for Training Teacher Exptional Children. Washington DC: National Center for Improvement Educational.
Thomas, J. (2000). A Review Research on Project Based Learning. California: Autodesk Foundation.
Tohaeudin, Hendrawati, S., & Rustaman, A. (2011). Membangun Literasi Peserta Didik. Bandung: Humaniora.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










