Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Seni Tari Terhadap Motivasi dan Keterlibatan Siswa di Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v8i1.1327Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh metode pembelajaran berdiferensiasi yang melibatkan penggunaan multimedia interaktif terhadap pembelajaran seni tari. Subjek penelitian ini siswa kelas tujuh di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Binjai, yaitu kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran berdiferensiasi dengan multimedia interaktif dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Pendekatan berdiferensiasi dirancang untuk mengakomodasi perbedaan individual dalam pemahaman dan keterampilan siswa terkait seni tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dengan multimedia interaktif signifikan berpengaruh terhadap pemahaman konsep seni tari, partisipasi aktif siswa, dan penerapan keterampilan secara kreatif. Temuan ini mendukung pendekatan inovatif dalam pembelajaran seni tari yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan merangsang minat siswa terhadap seni. Implikasi hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi kepada pengembangan kurikulum seni tari yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan minat siswa dalam era teknologi informasi. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran seni tari tidak hanya memperkaya pengalaman visual, tetapi juga mendorong partisipasi aktif siswa melalui aspek interaktifnya. Kesimpulan penerapan strategi berdiferensiasi membantu guru mengakomodasi variasi gaya belajar siswa, menghasilkan pembelajaran yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan individual, serta pentingnya integrasi teknologi dalam konteks seni tari, sambil menekankan manfaat pendekatan berdiferensiasi di kelas.
Referensi
Amanda, R. (2021). Pembelajaran dalam Jaringan pada Mata Pelajaran Seni Tari di Kelas VII SMP Negeri 11 Yogyakarta (Doctoral Dissertation, Institut Seni Indonesia Yogyakarta). http://digilib.isi.ac.id/9023/.
Apriyani, A., Septiana, A., & Nisa R,N.A.I. (2023). Tinjauan Proses Belajar Seni Tari pada Mata Pelajaran Seni Budaya di Sekolah Menengah Pertama. Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan, 21(1), 17–30. https://doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v21i1.10953.
Arifin, Z., Karyono, H., & Gunawan, W. (2023). Kelayakan Aplikasi Sibelius 7 pada Pembelajaran Seni Musik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa: The Validity of Sibelius 7 Applications in Learning Music Arts to Improve Students’ Learning Outcomes. Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan, 2(1), 45-51. https://doi.org/10.58362/hafecspost.v2i1.33.
Astuti, F. (2011). Makna Simbolis Sumbang Duo Baleh dalam Seni Pertunjukan Wanita Minangkabau. Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, Dan Seni, 12(2). https://doi.org/10.24036/komposisi.v12i2.3917.
Azis, A. (2021). Peningkatan Apresiasi Konsep Karya Tari Berbantuan Media Rekaman Audio Visual pada Siswa Kelas IX Semester 2 SMPN 1 Pecalungan Tahun Pelajaran 2019/2020. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.51878/ paedagogy.v1i1.333.
Bagus, I., Arta, A., & Oka, A.A.G. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mata Pelajaran Seni Budaya pada Era Distrupsi. Jurnal Pendidikan Seni Budaya, 01(01), 27. https://doi.org/10.53977/jws.v1i1.991.
Fitri, H. (2020). Peningkatan Motivasi Belajar Seni Tari Melalui Media Video Bagi Siswa Kelas VII (1) SMP Negeri 2 Tembilahan. Jurnal Langsat, 4(1), 1738–1751. https://rumahjurnal.net/langsat/article/view/475.
Hanifa, I., & Astuti, F. (2022). Perbedaan Hasil Belajar Seni Tari Menggunakan Multimedia Interaktif dengan Media Konvensional pada Siswa di SMP N 1 Talamau. Jurnal Sendratasik, 11(3), 391-401. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/sendratasik/article/view/117813.
Harits, I.N., Kusumawardani, D., & Triana, D.D. (2023). Development of Android-Based Interactive Multimedia for Learning Topeng Tunggal Betawi Dance for Students of Dance Education Study Program, Jakarta State University. Jurnal Seni Tari, 12(1), 98–104. https://doi.org/10.15294/jst.v12i1.59841.
Herwina, W. (2021). Optimalisasi Kebutuhan Murid dan Hasil Belajar dengan Pembelajaran Berdiferensiasi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 35(2), 175–182. https://doi.org/10.21009/pip.352.10.
Ilyas, I., & Mursid, R. (2015). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Multimedia Interaktif Pada Pembelajaran Ketrampilan Komputer Dan Pengelolaan Informasi. Jurnal Teknologi Informasi & Komunikasi Dalam Pendidikan, 2(2), 142-155. https://doi.org/10.24114/jtikp.v2i2.3291.
Khafidah, W., Wildanizar, W., Tabrani, Z. A., Nurhayati, N., & Raden, Z. (2020). The Application of Wahdah Method in Memorizing the Qur'an for Students of SMPN 1 Unggul Sukamakmur. International Journal of Islamic Educational Psychology, 1(1), 37-49. doi: https://doi.org/10.18196/ijiep.1104
Marthisilya, D., & Astuti, F. (2020). Pelaksanaan Pembelajaran Seni Tari) Daring Via Whatsapp di SMP Negeri 11 Solok Selatan. Jurnal Sendratasik, 10(1), 219-226. https://doi.org/10.24036/jsu.v9i2. 110563.
Muzaffar, A., Irfan, A., & Tabrani ZA. (2020). Kemampuan Pedagogical Content Knowledge Alumni Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 21(1), 41-60. doi: http://dx.doi.org/10.22373/jid.v21i1.7129
Nawanti, R.D. (2023). Pendekatan Konsep Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Seni Tari di Era Industri 4.0 untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(01), 94–103. https://doi.org/10.59141/japendi.v4i01.1556.
Noviati, W. (2023). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA di SD. Jurnal Kependidikan, 7(2), 19-27. https://www.e-journallppmunsa.ac.id/index.php/kependidikan/article/view/1097.
Ruslan, I.D. (2018). Peningkatan Motivasi Belajar Seni Tari Persembahan Melayu Melalui Media Video Bagi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2, 926–936. https://doi.org/10.31004/jptam.v2i4.44.
Santoso, M., & Lufthansa, L. (2022). Development of Interactive Power Point-Based Electronic Learning Media to Improve Rhythmic Gymnastics Learning Outcomes. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Jasmani Dan Keolahragaan, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.33503/prosiding_penjas_pjkribu.v1i1.2287.
Serang, G. I. (2017). Uji Kelayakan Multimedia Pembelajaran Interaktif pada Standar Kompetensi Memasang Instalasi Penerangan Listrik Bangunan Sederhana di SMK Nasional Berbah. Jurnal Edukasi Elektro, 1(1), 11–17. https://doi.org/10.21831/jee.v1i1.13264.
Sidi, J., & Mukminan, M. (2016). Penggunaan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Hasil belajar IPS di SMP. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 13(1), 53–72. https://doi.org/10.21831/socia.v13i1.9903.
Tabrani ZA. (2014). Penelitian Tindakan Kelas (Buku Ajar)-Bahan Ajar untuk Mahasiswa Program Strata Satu (S-1) dan Program Profesi Keguruan (PPG). Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press.
Wahyuningsari, D., Mujiwati, Y., Hilmiyah, L., Kusumawardani, F., & Sari, I.P. (2022). Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Rangka Mewujudkan Merdeka Belajar. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(04), 529–535. https://doi.org/10.57008/jjp.v2i04.301.
Walidin, W., Idris, S., & Tabrani ZA. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press.
Walidin, W., Idris, S., & Tabrani ZA. (2023). Metodologi Penelitian Berbasis Fenomenologis. Yogyakarta: Darussalam Publishing
Windasari, T. S., & Syofyan, H. (2019). Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.21009/ jpd.v10i1.11241.
Wu, H., & Leng, Y. (2022). The Influence and Analysis of Multimedia Interaction on the Development of Dance. Journal of Electrical and Computer Engineering, 2022, 1-10. https://doi.org/10.1155/2023/9865949.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










