Pengembangan Karakter Melalui Pendekatan Terpadu untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar

Penulis

  • Husni Malik Sekolah Dasar Islam Terpadu Nur Hidayah , Sekolah Dasar Islam Terpadu Nur Hidayah

DOI:

https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i2.136

Abstrak

Pengembangan karekater siswa yang terprogram, memerlukan inovasi dan pembiasaan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Kurikulum 2013 mengembangkan Penguatan Pendidkan Karaketr (PPK),  Gerakan Literasi Nasional (GLN), Pembelajaran Abad 21 dan Berpikir Tingkat Tinggi melalui aspek keterampilan dan pengetahuan. Pendidikan karakter dapat dikembangkan melalui pendekatan RPP yang dikemas melalui kegiatan Telaah, Eksplorasi, Rumuskan, Presentasikan, Aplikasikan, Dunia, Ukhrowi (TERPADU). Hasil belajar dan kreativitas siswa kelas VI Sekolah Dasara Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah Surakarta masih tergolong rendah dan perlu dioptimalkan. Pengembangan karakter melalui pendekatan TERPADU digunakan penulis untuk mengatasi permasalahan tersebut. Inovasi lebih difokuskan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar tema 1  pembelajaran 1 dan 3 Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alama (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas VI. Pengamatan Peneliti selama proses pembelajaran terhadap pengembangan dan pembentukan karakter terhadap aktivitas belajar baik hasil kreativitas maupun hasil pembelajaran. Hasil menunjukan bahwa  aktivitas siswa meningkat dari 78,09% menjadi 87,6% dengan predikat sangat baik. Hasil belajar (KI 3) mengalami peningkatan ketuntasan untuk masing-masing mata pelajaran BI, IPA dan IPS dari 77%, 69%, dan 33% menjadi 100%. Peningkatan ketuntasan aspek keterampilan siswa (KI 4) yang dinilai melalui rubrik dengan persentase masing–masing mata pelajaran BI, IPA dan IPS yaitu  69%, 89% dan 81% menjadi 100%. Pengaruh ketercapaian ketuntasan tersebut yaitu berdampak positif terhadap aktivitas siswa, yang dapat diketahui dari respon siswa melalui angket, ada peningkatan dari 69,92% menjadi 83,29%.  Pengembangan dan pembentukan karakter melalui TERPADU kelas VI tema 1 pembelajaran 1 dan 3, memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa.

Referensi

Abdul Majid. (2014). Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Abidin, Y., Mulyati, T., & Yuanansah, H. 2018. Pembelajaran Literasi Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis.Jakarta. Bumi Aksara

Busro, M., Suwandi. 2018. Pendidikan Karakter. Yogyakarta. Media Akademi.

Indriasih, Aini and Triyoto, and Waji, Sholikhul (2013) http://jurnal.upi.edu/saung-guru/view/3623/penerapan-pendidikan-karakter-melalui-pembelajaran-terpadu- model - webbed-dalam-pelaksanaan-kurikulum---2013.html. Diunduh tanggal 09 September 2019. Pukul 15.00

Kemendikbud. 2017. Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan untuk Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

Komalasari, K., dan Saripudin, D. 2017. Pendidikan Karakter Konsep dan Aplikasi Living Value Education. Bandung. PT Refika Aditama.

Koesuema, D. 2018. Pendidikan Karakter Berbasis Kelas Membutuhkan Karekter dalam Pemelajaran. Sleman. PT Kanisius.

Muhab, Syukro dkk, 2013, Konsep dan Model kurikulum JSIT. Jakarta

Muhab, Syukro dkk, 2017, Standar Mutu Kurikulum JSIT.Jakarta

Munir. (2012). Multimedia Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Mulyasa, E. 2018. Implementasi Kurikulum 2013 Revisi. Jakarta Timur. Bumi Aksara.

Prastowo, A. 2019. Analisis Pembelajaran Tematik Terpadu. Jakarta. Prenadamedia Grop.

Saud, Udin Syaefudin. 2009. Pengembangan Profesi Guru. Bandung. Alfabeta.

Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 2005. Media Pengajaran. Bandung. Sinar Baru Algensindo

Trianto. 2013. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Diterbitkan

2020-07-30

Cara Mengutip

Malik, H. (2020). Pengembangan Karakter Melalui Pendekatan Terpadu untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(2), 435-472. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i2.136