Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Konten, Proses, dan Produk untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v8i2.1495Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalamProject Based Learning pada siswa SMP Unismuh Makassarmelaluipenelitian tindakan kelas pada dua siklus (3 pertemuan per siklus).Peneliti mengumpulkan data menggunakan asesmen (formatif dan sumatif) dan observasiyakni tes evaluasi, kuesioner gaya belajar, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar dari siklus 1 (dengan nilai rata-rata pada ranah kognitif 69,09 dan psikomotorik 70) ke siklus 2 (dengan nilai rata-rata pada ranah kognitif89,32 dan psikomotorik 74,2), sementara pada ranah afektif pada jurnal sikap menunjukkan adanya pengurangan perilaku negatif dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil penelitian ini mengindikasikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi terbukti meningkatkan hasil belajar pada ranah kognitif, psikomotorik, dan afektif. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi guru pada jenjang sekolah menengah pertama pada topik penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang berfokus pada diferensiasi konten pada aspek profil (khususnya gaya belajar), diferensiasi proses pada aspek readiness (tingkat kesiapan belajar), dan diferensiasi produk (khususnya latar belakang kebudayaan).
Referensi
Alfiah, A. (2022). Meningkatkan Aktivitas Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas IX SMPN 9 Konawe Selatan Melalui Metode Tutor Sebaya pada Materi Narrative Text. Secondary: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah. 2(3), 328-336. https://doi.org/10.51878/secondary.v2i3.1400.
Amiruddin (2022). Jejak Jejak Praktik Baik Sang Pengajar. Tangerang: Pascal Books.
Baharudin, B. (2023). Peningkatan Kemampuan Kolaborasi dan Literasi Digital Melalui Penugasan E-Mind Mapping Berbantuan Google Slide. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 7(2), 497–518. https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i2.672
Bawden, D. (2001). Information and Digital Literacies: A Review of Concepts. Journal of Documentation, 57(2), 218-259. https://doi.org/10.1108/EUM0000000007083.
Bhatt, I. (2012). Digital Literacy Practices and Their Layered Multiplicity. Educational Media International, 49(4), 289-301. https://doi.org/10.1080/09523987.2012.741199.
Dewi, N. L. P. E. S. & Batan, I. G. (2016). Kebutuhan akan Muatan Budaya Lokal dalam Suplemen Perangkat Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Menunjang Pengembangan Karakter Bangsa. PRASI. 11(2), 4-22. https://doi.org/10.23887/prasi.v11i02.11132.
Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2014). The Systematic Design of Instruction. (Edisi ke-8). Boston, MA: Allyn & Bacon.
Dimyati & Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Fu'adah, A. (2022). Pembelajaran Metode Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Prestasi dan Motivasi Belajar Anak. (Edisi ke-2). Lombok: Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia.
Gunawan, W., & Cholid, A. (2023). Metode Pembelajaran Metode Inquiry dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris. Journal on Education, 5(4), 10832 - 10843. Retrieved from https://jonedu.org/index.php/joe/article/view/1999
Haidir dan Salim (2014). Strategi Pembelajaran (Suatu pendekatan Bagaimana Meningkatkan Kegiatan Belajar Siswa Secara Transformatif). Medan: Perdana Publishing.
Handayani, T. (2021). Pengembangan Media Komik Digital Berbasis STEM untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(3), 737–756. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i3.343
Isnaini, Indaryanti, & Dakim. (2023). Penerapan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Cahaya Pendidikan. 9(2), 135-144, https://doi.org/10.33373/chypend.v9i2.5338
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses pada Implementasi Kurikulum 2013.
Khoimah, S. (2020). Peningkatan Kreativitas Dan Literasi Digital Peserta Didik Melalui Metode Resitasi Dalam Pembuatan Film Pendek Sejarah. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(3), 677–692. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i3.138
Lasmawan, I., W., & Budiarta, I. W. (2020). Vygotsky’s Zone of Proximal Development and the Students’ Progress in Learning (a Heutagogcal Bibliographical Review). JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia). 9(4). 545-552. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v9i4.29915
Misnawati, M., Hayyi, A., Muslihatun, M., Mukhlisin, L., Hasanuddin, H., & Murcahyanto, H. (2023). Diferensiasi Produk Sebagai Asesmen Alternatif Bagi Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 4(1), 51-66.
Muzakki, H. (2021). Teori Belajar Konstruktivisme Ki Hajar Dewantara serta Relevansinya dalam Kurikulum 2013. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management. 2(2), 261-282. https://doi.org/10.21154/sajiem.v2i2.64
Parnawi, A. (2020). Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Sleman: Penerbit Deepublish.
Salma, I. M., & Yuli, R. R. (2023). Membangun Paradigma tentang Makna Guru pada Pembelajaran Culturally Responsive Teaching dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Era Abad 21. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(1), 11-11.
Walidin, W., Idris, S., & Tabrani ZA. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press.
Wiedarti, P. (2018). Seri Manual GLS: Pentingnya Memahami Gaya Belajar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://repositori.kemdikbud.go.id/12240/1/Seri%20Manual%20GLS_Pentingnya%20Memahami%20Gaya%20Belajar.pdf
Wirda, Y., Ulumudin, I., Widiputera, F., Listiawati, N., & Fujianita, S. (2020). Faktor-Faktor Determinan Hasil Belajar Siswa. Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










