Pengembangan Buku Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas 4 Sekolah Dasar
Abstrak
Literasi sains memegang peranan krusial bagi peserta didik dalam menyongsong permasalahan abad ke-21. Namun faktanya, kemampuan literasi sains masih kurang maksimal di SDN Prajuritkulon 2. Hal ini disebabkan proses pembelajaran lebih bersifat hafalan dan buku ajar yang dimanfaatkan oleh guru belum memuat kemampuan literasi sains. Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran buku cerita bergambar yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik kelas 4 SD pada materi “Siklus Air”. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan static- group pretest-posttest design. Sampelnya adalah peserta didik kelas 4 dengan masing-masing 30 peserta didik sebagai kelas kontrol dan eksperimen. Pengambilan data menggunakan lembar validasi, observasi, angket, dan tes. Lembar validasi, observasi, dan angket dianalisis menggunakan persentase. Hasil tes literasi sains dianalisis menggunakan N-Gain dan uji independent sample t test. Hasil validasi menunjukkan perangkat pembelajaran sangat valid dengan rerata skor 93,75. Hasil observasi menunjukkan aktivitas guru menggunakan buku cerita bergambar terlaksana 92%. Hasil penelitian menunjukkan tes literasi sains mengalami peningkatan. Uji independent sample t diperoleh Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambang yang dikembangkan valid, praktis, efektif, dan dapat digunakan untuk melatihkan kemampuan literasi sains peserta didik kelas 4 SD pada materi “Siklus Air”.
Referensi
Abidin, Y. dkk. (2017). Pembelajaran Literasi: Strategi Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika, Sains, Membaca, dan Menulis. Bumi Aksara.
Adipta, H., Maryaeni, M., & Hasanah, M. (2016). Pemanfaatan Buku Cerita Bergambar sebagai Sumber Bacaan Siswa SD. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 989–992. https://doi.org/10.17977/jp.v1i5.6337
Aprizanti, Y. (2023). Penerapan Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa dalam Pembelajaran IPA Biologi. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 7(2), 411–436. https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i2.618
Asyhari, A. (2015). Profil Peningkatan Kemampuan Literasi Sains Siswa Melalui Pembelajaran Saintifik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 4(2), 179–191. https://doi.org/10.24042/jpifalbiruni.v4i2.91
Badeo, J. M. O., & Ong Kian Koc, B. C. U. (2021). Use of Comic-based Learning Module in Physics in Enhancing Students’ Achievement and Motivation. Science Education International, 32(2), 131–136. https://doi.org/10.33828/sei.v32.i2.6
Chanapimuk, K., Sawangmek, S., & Nangngam, P. (2018). Using Science, Technology, Society, and Environment (STSE) Approach to Improve the Scientific Literacy of Grade 11 Students in Plant Growth and Development. Journal of Science Learning, 2(1), 14. https://doi.org/10.17509/jsl.v2i1.11997
Deboer, G. (2000). Scientific Literacy: Another Look at Its Historical and Contemporary Meanings and Its Relationship to Science Education Reform. J Res Sci Teach, 37, 582–601. https://doi.org/10.1002/1098-2736(200008)37:63.0.CO;2-L
Fananta, dkk. (2017). Materi Pendukung Literasi Sains. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Farenda, M. F. (2018). Pengembangan Buku Cerita Bergambar untuk Literasi Pembelajaran Sains di Sekolah Dasar. Universitas Jambi.
Hake, R. R. (1999). Analyzing Change/Gain Scores. Wooland Hills.
Handayani, T. (2021). Pengembangan Media Komik Digital Berbasis STEM untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(3), 737–756. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i3.343
Hasan Lubis, A., & Darwis Dasopang, M. (2020). Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Augmented Reality untuk Mengakomodasi Generasi Z. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 5(6), 780–791. https://doi.org/10.17977/jptpp.v5i6.13613
Holbrook, J., Rannikmae, M., & Taylor, N. (2009). The Meaning of Scientific Literacy. https://www.researchgate.net/publication/254162731
Kemendikbudristek. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Standar Kompetensi Lulusan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Khulda Filjinan, S. (2022). Pengembangan E-Komik Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP pada Pembelajaran IPA. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 5(2), 125–129. http://journal.ummat.ac.id/index.php/pendekar
Krissandi, dkk. (2018). Sastra Anak: Media Pembelajaran Bahasa Anak. Bakul Buku Indonesia.
Kurniasih, I. & S. B. (2015). Ragam Pengembangan Model Pembelajaran untuk Peningkatan Profesionalitas Guru. Kata Pena.
Long et al. (2011). The Psychology of Education 2nd edition. Routledge.
Majid, A. (2014). Implementasi Kurikulum 2013: Kajian Teoritis dan Praktis. Interes.
Niswatuzzahro, V., Fakhriyah, F., & Rahayu, R. (2018). Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas 5 SD. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(3), 273–284. https://doi.org/10.24246/j.js.2018.v8.i3.p273-284
Noor Hidayah, E., & Sugiharto, B. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Class-Wide Peer Tutoring (CWPT) Disertai Media Cergam untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X 7 SMA Negeri Sukoharjo Tahun Pelajaran 2011/2012. Jurnal Pendidikan Biologi Universitas Sebelas Maret., 4(2), 98–108. https://jurnal.uns.ac.id
Plomp & Nieveen. (2007). An Introduction to Educational Design Research. Netzodruk, Enschede.
Riduwan. (2007). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Alfabeta.
Sadiman, dkk. (2018). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Rajagrafindo Persada.
Shofawati, A., Widodo, W., & Sari, D. A. P. (2023). The use of multimedia interactive to improve students science literacy in the new normal era. Jurnal Pijar Mipa, 18(1), 65–71. https://doi.org/10.29303/jpm.v18i1.3832
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D, dan Penelitian Pendidikan). Alfabeta.
Sundayana, R. (2020). Statistika Penelitian Pendidikan. Alfabeta.
Suprapto, N., & Mursid, A. (2017). Pre-Service Teachers’ Attitudes Toward Teaching Science and Their Science Learning at Indonesia Open University. Turkish Online Journal of Distance Education, 18(4), 66–77. https://doi.org/10.17718/tojde.340386
Thiagarajan, S. D. &Semmel M. I. (1974). Instructional Development for Training Teacher of Exceptional Children: A Sourcebook. Center for Innovation on Teaching the Handicapped.
Tjalla, A. (2010). Potret Mutu Pendidikan Indonesia Ditinjau dari Hasil-Hasil Studi Internasional. http://repository.ut.ac.id/id/eprint/2609
Toharudin, U. (2011). Membangun Literasi Sains Peserta Didik. Humaniora.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










