Eksplorasi Penelaran Spasial pada Konstruk Rotasi Mental dengan Media Google SketchUp
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i1.203Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara berpikir spasial siswa pada konstruk rotasi mental sebelum dan sesudah mengeksplorasi media Google SketchUp. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian dipilih masing-masing dua orang siswa dengan kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen penelitian adalah tes tertulis penalaran spasial konstruk rotasi mental dan pedoman wawancara. Prosedur penelitian adalah (1) siswa mengerjakan soal pre-test ; (2) wawancara awal; (3) siswa melakukan eksplorasi rotasi dengan media Google SketchUp; (4) siswa mengerjakan soal post-test; (5) wawancara akhir. Hasil pre-test t dan wawancara awal menunjukkan siswa kesulitan melakukan penalaran spasial pada konstruk rotasi mental pada indikator rotasi segala arah dengan objek kubus. Hasil posttest dan wawancara akhir menunjukkan keenam siswa mampu melakukan penalaran spasial konstruk rotasi mental untuk semua indikator. Dengan demikian disimpulkan bahwa penggunaan media Google SketchUp dapat merubah cara berpikir spasial konstruk rotasi mental.
Referensi
Amstrong, T. (2008). Multiple Intelligences in The Classroom. Alezandria: ASCD.
Apriandi, D., & Setyansah, R. K. (2017). Penerapan Media Simulasi Matlab Berbasis Interactive Coceptual untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa. Aksioma Jurnal Pendidikan Matematika FKIP Univ. Muhammadiyah Metro, 6(2), 159–167. https://doi.org/10.24127/ajpm.v6i2.968.
Astawa, I. G. L. G. P. (2018). Pembelajaran Temuan Terbimbing Berbantuan Manik Android: Motivasi dan Hasil Belajar Operasi Hitung Bilangan Bulat. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 2(2), 341–356.
Baki, A., Kosa, T., & Guven, B. (2011). A Comparative Study of The Effects of Using Dynamic Geometry Software and Physical Manipulatives on The Spatial Visualization Skills of Pre-service Mathematics Teachers. British Journal of Educational Technology, 42(2), 291–310. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/j.1467-8535.2009.01012.x
Erkoc, M. F., Gecu, Z., & Erkoz, C. (2013). The Effects of Using Google SketchUp on The Mental Rotations Skills of Eight Grade Students. Educational Sciences: Theory and Practice, 13(2), 1285–1294.
Hotib, T. A. (2020). Penggunaan Model Jigsaw Berbantuan Media Geoboard untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(1), 93–116. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i1.133.
Kurtulus, A. (2011). Effect of Computer-aided Perspective Drawings on Spatial Orientation and Perspective Drawing Achievement. Turkish Online Journal of Educational Technology - TOJET, 10(4), 138–147.
Kurtulus, A., & Candas, U. (2010). The Effects of Google Sketchup Based Geometry Activities and Projects on Spatial visualization Ability of Student Mathematics Teachers. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 9, 384–389. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2010.12.169.
Linn, M. C., & Petersen, A. C. (1985). Emergence and Characterization of Sex Differences in Spatial Ability: A Meta-Analysis. Child Development, 1479–1498.
Lowrie, T., Logan, T., & Ramful, A. (2017). Visuospatial Training Improves Elementary Students’ Mathematics Performance. British Journal of Educational Psychology, 87(2), 170–186. https://doi.org/10.1111/bjep.1214.
Lowrie, T., & Patahuddin, S. M. (2018). Pengenalan Penalaran Spasial. Tidak Diterbitkan.
Lubis, S., Andayani, S., & Habibullah, H. (2020). Pengembangan Video Animasi Pembelajaran Bangun Ruang Sisi Datar Berorientasi Pada Kemampuan Spasial. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9(3), 822–832. https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i3.3017.
Mashuri, S. (2019). Media Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Deepublish.
Nasution, S. H., & Sa’dijah, C. (2015). Pemahaman Konsep Jarak pada Topik Tiga Dimensi Kelas X Menggunakan Model Pembelajaran Langsung Berbantuan Google SketchUp. Indonesian Digital Journal of Mathematic and Education, 2(2), 81–90.
NCTM. (2000). Principle and standards for school mathematics. Reston, Va: NCTM.
Patahuddin, S., Logan, T., & Ramful, A. (2018). Characteristics of Spatial Visualisation: Perspectives from Area of Composite Shapes. Mathematics Education Research Group of Australasia, 623–630.
Sari, A. C., & Kurniawati, N. (2020). Pengembangan Perangkatan Pembelajaran REACT Berseting Think Talk Writedengan Bantuan Google SketchUp pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar SMP. Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 4(1), 141–149. https://doi.org/10.31331/medivesveteran.v4i1.986.
Seameo Regional Centre For Qitep in Mathematics. (2018). Learning Material In Country Course On STEM Education For Junior High School Mathematics Teachers. Yogyakarta: Seaqim.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (22nd ed.). Bandung: Alfabeta.
Sunata. (2016). Penggunaan Program Google SketchUp dalam Pembelajaran Geometri untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 1(1), 129–139. https://doi.org/10.23969/jp.v1i1.288.
Uttal, D. H., Miller, D. I., & Newcombe, N. S. (2013). Exploring and Enhancing Spatial Thinking Links to Achievement in Science, Technology, Engineering, and Mathematics? Current Directions in Psychological Science, 22(5), 367–373. https://doi.org/10.1177/0963721413484756.
Winarti, D. W., & Patahuddin, S. M. (2019). Students’ Ability to Solve Mental Rotation Items: Gender Perspective within a Disadvantaged Community. Mathematics Education Research Group of Australasia, 771–778.
Yildiz, B., & Tüzün, H. (2011). Effects of Using Three-Dimensional Virtual Environments and Concrete Manipulatives on Spatial Ability. Hacettepe University Journal of Education, 41, 498–508.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










