Penggunaan Media Pohon Akar Pangkat Tiga (Pakar Pati) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Matematika
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i2.252Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika melalui penggunaan media Pakar Pati (Pohon Akar Pangkat Tiga) bagi siswa kelas V SD Negeri 1 Kendaga. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas V di SD Negeri 1 Kendaga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas, dengan melakukan dua tindakan dalam dua siklus. Tiap siklus ada empat tahap kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pohon akar pangkat tiga (Pakar Pati) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis belajar matematika bagi siswa.kelas V SD Negeri 1 Kendaga. Kemampuan siswa dalam merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis, menanyakan dan menjawab pertanyaan, serta melakukan observasi dan memberikan kesimpulan meningkat. Hasil belajar meningkat dalam kemampuan memecahkan masalah dan memahami materi akar pangkat tiga.
Referensi
Arikunto, S. (2012). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta:Bumi Aksara.
Deswani. (2009). Proses Keperawatan dan Berpikir Kritis. Jakarta: Salemba Medika.
Dimyati. (2005). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Depdikbud.
Djamarah. (2002). Strategi Belajar mengajar. Jakarta : Rineka Cipta
Hamalik, O. ( 2002). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Hamzah. (2005). Strategi Penerapan Alat Peraga di Sekolah. Semarang: Alat Peraga Pendidikan.
Harsanto. (2005). Melatih Anak Berpikir Analitis Kritis dan Kreatif. Jakarta: Grasindo.
Iakovos, T. (2011). Critical and Creative Thinking in the English Language Classroom. International Journal of Humanities and Social Science.Vol 1, No 8.
Iskandar. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Gaung Persada Pers.
Kowiyah. (2012). Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Dasar, 3 (5): 175-179.
Lambertus. (2009). Pentingnya Melatih Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika di SD. Forum Kependidikan, 28(2): 136-142.
Muhsetyo. (2007). Pembelajaran Matematika di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Nasution. (2005). Penerapan Alat Peraga di Sekolah. Bandung : Rosdakarya
Purwanto, N. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Remaja Rosdakarya.
Rahmi, F. (2020). Penggunaan Media “Layar Putar” pada Pembelajaran Tematik Siswa Tuna Rungu. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(1), 75–92. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i1.130
Rosidah, F. (2020). Teknik Showing Berbantuan Multi Media Kreatif untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Narasi. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(1), 169–192. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i1.161
Roestiyah, N.K. (2001). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Shadiq, F. (2009). Pemecahan Masalah, Penalaran dan Komunikasi. Diklat Instruktur/ Pengembangan Matematika SMA Jenjang Dasar. Yogyakarta: Pusat Pengembangan Guru Matematika.
Sudjana, N. (2004). CBSA dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru
Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran Manual dan Digital. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Syah, M. (2004). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung Remaja Rosda Karya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










