Efektifitas Penggunaan Media Pembelajaran Menara Roda untuk Memberdayakan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

Penulis

  • Prayitno Prayitno Guru , Sekolah Dasar Negeri Tunjung 1, Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i3.359

Abstrak

Peserta didik berkebutuhan khusus di Sekolah Dasar Negeri Tunjung 1 memiliki keterbatasan berinteraksi sosial, berkomunikasi verbal dan emosional. Perlu dilatih bermasyarakat diberi kesempatan yang baik, melalui layanan pendidikan secara khusus. Sarana pembelajaran yang menarik perhatiannya perlu diciptakan agar dapat membantunya bersosialisasi, bermain bersama tanpa merasa terganggu, dan dapat meningkatkan prestasi akademiknya. Untuk itu penulis menciptakan “Menara Roda”. Tujuannya memberdayakan peserta didik berkebutuhan khusus anak autis dan meningkatkan prestasi akademik khususnya pada pola bilangan. Media ini dirancang untuk digunakan secara bersama-sama,, tetapi juga dapat digunakan secara individu. Media ini berupa roda-roda bertumpuk yang disusun secara bersama, membentuk bangun datar (persegi, segitiga, persegi panjang) dari yang bentuknya besar ke yang kecil menyerupai menara. Bentuk menara tersebut menunjukkan pola bilangan dari kecil ke besar. Dari proses dan hasil pembelajaran penggunaan “menara roda” dapat memberdayakan peserta didik berkhebutuhan khusus anak autis dengan anak reguler dan dapat meningkatkan prestasi akademiknya khususnya pada pola bilangan.

Referensi

Ballerina, T (2016). INKLUSIF: Jurna of Disability Studies, Vol. 3, No 2, Juli-Desember 2016, hal 245-266.

Brower, F. (2010). 100 Ide Membimbing Anak Autis, Jakarta; Erlangga.

Djahiri, A.K. (1996b). Menelusuri Dunia Afektif Pendidikan Nilai dan Moral, Bandung: Lab.Pengajaran PMP IKIP Bandung.

Kemendiknas. (2010). Permendiknas No. 70 tahun 2010 Tentang Pendidikan Iklusif

Kemendiknas. (2006). Model Pembelajaran dan Pendidikan Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Jakarta: Direktorat Pembinaan SLB.

Kurniawan, D, (2011), Pembelajaran Terpadu Teori, Praktek dan Penilaian. Bandung: Pustaka Cendekia Utama.

Mudjito, dkk. (2014). Layanan Pendidikan Transisi Anak Autis, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan layanan khusus. Jakarta: Dirjenpendas Kemdikbud.

Narwanti. S. (2011). Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Familia.

Pamuji, (2014), Jurnal Ortopedagogia, Volume 1 Nomor 2 Juli 2014; hal 117-127.

Satyadi, H. (2015). Spirit Media Pendidikan Khusus & Pendidikan Layanan Khusus diterbitkan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PPK-LK) edisi 73 tahun X 2015 hal. 11.

Suyanto. (2012). Pendidikan Karakter untuk Karakter Bangsa, Policy Brief Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kemdiknas Jakarta, http//:dikdas.kemdikbud.go.id. edisi 4 Juni/2012.

Tabrani ZA. (2014). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Darussalam Publishing.

Widyawati, I. (2015), Spirit Media Pendidikan Khusus & Pendidikan Layanan Khusus diterbitkan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PPK-LK) edisi 73 tahun X 2015 hal. 11.

Worth, S. (2005). Autistic Spectrum Disorder. London: Continuum Internasional Publishing Group.

Diterbitkan

2021-11-30

Cara Mengutip

Prayitno, P. (2021). Efektifitas Penggunaan Media Pembelajaran Menara Roda untuk Memberdayakan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(3), 907-934. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i3.359

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama