Kajian Soal-soal dalam Buku Teks Matematika Kelas V Berdasarkan Frameworks PISA
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v6i3.658Abstrak
Soal merupakan salah satu komponen penting dalam buku teks pelajaran. Analisis buku teks bertujuan untuk mengetahui kualitas soal yang digunakan sekolah dalam meningkatkan kemampuan literasi matematika sebagai kemampuan esensial yang harus dimiliki siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik soal-soal dalam buku teks matematika berdasarkan frameworks PISA. Frameworks PISA terdiri dari konten, konteks, proses, dan tingkat kognitif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah 115 soal uji kompetensi dalam buku teks matematika kelas V. Hasil penelitian menunjukkan jumlah soal yang menggunakan framework PISA berjumlah 65 soal (56,5%). Aspek konten didominasi oleh ruang dan bentuk 35 soal (53,8%). Aspek konteks yang sering digunakan adalah konteks ilmiah 34 soal (52,3%). Aspek proses didominasi aspek merumuskan 52 soal (80%). Level kognitif soal mencapai level kognitif 3 menerapkan dengan sebaran level kognitif 1 mengingat (12 soal atau 18,5%), level kognitif 2 memahami (49 soal atau 75,4%), dan level kognitif 3 menerapkan (4 soal atau 6,1%).
Referensi
Barrera, O., Felipe, Garcia, M. V., Patrinos, H. A., & Porta, E. (2011). Using the Oaxaca-Blinder Decomposition Technique to Analyze Learning Outcomes Changes Over Time: An Application to Indonesia’s Results in PISA Mathematics. World Bank Policy Research Working Paper 5584.
BSNP. (2006). Permendiknas RI No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.
Dewantara, Zulkardi. A. H., & Darmawijoyo. (2015). Pengembangan Soal Matematika Model PISA Berdasarkan Buku TeksK-13 Kelas VII. Tesis, Palembang: Universitas Sriwijaya.
Efendi, A. (2009). Beberapa Catatan tentang Buku Teks Pelajaran di Sekolah.
Gatabi, A., Stacey, K., & Gooya, Z. (2012). Investigating Grade Nine Text Book Problems for Characteristics Related to Mathematical Literacy. Mathematics Education Research Journal, 403–421. https://doi.org/10.1007/s13394-012-0052-5
Gunzel, Martin & Binterova, H. (2016). “Evaluation of Nonverbal Elements In Mathematics Text Books. Universal Journal of Education Research 4(1): 122-130.
Johar, R. (2012). Domain Soal PISA untuk Literasi Matematika. Jurnal Peluang Volume 1 No. 1 Universitas Syiah Kuala. Aceh.
Jupri, A., Drijvers, P., & Panhuizen, M. (2014). Difficultiesin Initial Algebra Learning in Indonesia, Mathematics Education Research Journal, 1-28. https://doi.org/10.1007/s13394-013-0097-0
Jurnaidi. (2013). Pengembangan Soal Model PISA pada Konten Change and Relationship untuk Mengetahui Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2.
Kartianom, K., & Ndayizeye, O. (2017). What’s Wrong with the Asian and African Students’ Mathematics Learning Achievement? The Multilevel PISA 2015 Data Analysis for Indonesia, Japan, and Algeria. Jurnal Riset Pendidikan Matematika 4 (2), 200-210.
Kohar, A. W., & Zulkardi (2014). Pengembangan Soal Berbasis Literasi Matematika dengan Menggunakan Kerangka PISA Tahun 2012. Prosiding Konferensi Nasional Matematika XVII. Universitas ITS, Surabaya.
Kolovou, A., Panhuizen, M. H., & Bakker, A. (2009). Non-Routine Problem Solving Tasksin Primary School Mathematics Text Books–A Needleina.
Haystack. Mediterranean. Journal for Research in Mathematics Education, 8(2), 31-68.
Lutfianto, M., Zulkardi, & Hartono, Y. (2013). Unfinished Student Answer in PISA Mathematics Contextual Problem. Journal on Mathematics Education Indo MS , 188-193.
Mansur, N. (2018). Melatih Literasi Matematika Siswa dengan Soal PISA. Jurnal Prosiding Seminar Nasional Matematika 1, 140-144.
Masduki, Subandriah, M. R., Irawan, D. Y., & Prihantoro, A. 2013. Level Kognitif Soal-Soal Buku Pelajaran Matematika SMP. “Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika”. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Muklis, Y. M. (2015). Analisis Buku Siswa K-13 Kelas VII SMP Pelajaran Matematika Ditinjau dari Implementasi Pendekatan Scientific dan Penilaian Autentik. Skripsi, Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Murdaningsih, S., & Murtiyasa, B. (2013). An Analysis on Eight Grade Mathematics Textbook of New Indonesian Curriculum (K-13) Based on PISA’s framework. Journal of Research and Advances in Mathematics Education,Vol.1 No.1.
Murtiyasa, B. (2015). “Tantangan Pembelajaran Matematika Era Global”. Makalah disajikan di Seminar Nasional HUT FKIP Matematika UMS ke 31, pada 7 Maret, FKIP UMS.
Muslich, M. (2010.) Text Book Writing, Dasar-dasar Pemahaman, Penulisan, dan Pemakaian Buku Teks. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Novianto, A., & Mustadi, A. (2015). Analisis Buku Teks Muatan Tematik Integratif, Scientific Approach, dan Authentic Assessment Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan UNY, Vol. 45, No. 1.
Novita, R., Zulkardi, & Hartono, Y. (2012). Exploring Primary Student’s Problem-Solving Ability by Doing Tasks Like PISA’S Question . Journal Mathematic Education Indo MS. J.M.E, 133-150.
OECD, (2019). PISA 2018 Results: Executive Summary. Paris: OECD Publishing.
Puspitasari, A., Susi, S., & Nurcholid, DSL. (2015). Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas X MIPA 5 SMA Negeri 1 Ambulu Berdasarkan Kemampuan Matematika. Artikel Ilmiah Mahasiswa Universitas Jember. Jember.
Sari, R., N. (2015). Literasi Matematika: Apa, Mengapa, dan Bagaimana. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, UNY. 713-720.
Setiawan, H., Dafik, D., & Lestari, N. D. (2014). Soal Matematika dalam Pisa Kaitannya dengan Literasi Matematika dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi. Prosiding Seminar Nasional Matematika Universitas Jember. 244-251.
Silva, E. Y., Zulkardi, & Darmawijoyo. (2011). Pengembangan Soal Matematika Model PISA pada Konten Uncertainty untuk Mengukur Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Menengah Pertama. Makalah. Palembang: Universitas Sriwijaya.
Stacey, K. (2010). Mathematical and Scientific Literacy Around the World. Journal of Science and Mathematics. Vol. 33 No. 1, 1-16.
Stacey, K. (2011). The PISA View of Mathematical Literacy in Indonesia. Journal on Mathematics Education (Indo MS-JME), 2(2), 95-126.
Suryaman, M. (2006). Dimensi-dimensi Konstekstual dalam Penulisan Buku Teks Pelajaran Bahasa Indonesia. DIKSI, Vol 13 No.2. Yogyakarta.
Walidin, W., Idris, S., & Tabrani ZA. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press.
Wardhani, S., & Rumiati. (2011). Instrumen Penilaian Hasil Belajar Matematika SMP: Belajar dari PISA dan TIMSS. Jakarta: Kemendikbud.
Wijaya, A. (2015). Context-based Mathematics Task in Indonesia: Toward Better Practice and Achievement. Utrecht University, The Netherlands.
Winarni, E. W. (2018). Teori dan Praktik Penilaian Kuantitatif, Kualitatif, PTK, R & D. Bumi Aksara.
Wu, M. (2010). Using PISA and TIMSS Mathematics Assessments to Identify the Relative Strengths of Students in Western and Asian. Journal of Research in Education Sciences, Voll. 1, No. 56, 67-89.
Zulkardi & Putri, R. I., (2006). Mendesain Sendiri Soal Konstektual Matematika. Prosiding KNM13, Semarang.
Zulkardi, (2015). PISA, KTSP and UN. Prosiding KNM XV Indo MS Jurusan Mabarretematika. Manado: UNIMA Manado, 53-5.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










