Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII Melalui Media Monotangray Produk Ecoenzyme
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v8i2.953Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII A Sekolah Menengah Pertama SMART Ekselensia pada materi pencemaran lingkungan. Data awal menunjukkan bahwa terdapat sebelas orang atau enam puluh sembilan persen kesulitan memiliki kemampuan berpikir kritis dengan skor 60.0 dalam pembelajaran. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menggunakan media pembelajaran yang diperkirakan dapat mendorong dan menjembatani kemampuan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan media pembelajaran monotangray produk ecoenzyme. Penelitian dilakukan melalui tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Metode pengumpulan data menggunakan tes, pengamatan dan kuesioner. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes tulis, lembar pengamatan observasi aktivitas belajar siswa, observasi aktivitas mengajar guru. Data tersebut dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya kemampuan berpikir kritis sebesar 18 angka dari 68 pada siklus 1 menjadi 86 pada siklus 2, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media pembelajaran monotangray produk pembuatan ecoenzyme dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada guru IPA lainnya untuk menggunakan media pembelajaran monotangray produk pembuatan ecoenzyme dalam pembelajaran topik pencemaran lingkungan yang disesuaikan dengan kondisi dan karakter kelasnya.
Referensi
Arikunto, S. Suhardjono; & Supardi (2006) Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Choy, S.C., & Cheah, P. K. (2009). Teacher Perceptions of Critical Thinking among Students and its Influence on Higher Education. International Journal of teaching and learning in Higher Education, 20(2), 198-206. https://eric.ed.gov/?id=EJ864337.
Dahar, R. W. (2013). Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.
Dananjaya, U. (2023). Media Pembelajaran Aktif. Nuansa cendekia.
Daryanto. (2017). Pembelajaran Abad 21. Yogyakarta: Gava Media.
Duron, R., Limbach, B., & Waugh, W. (2006). Critical Thinking Framework for Any Discipline. International Journal of Teaching and Learning in Higher Education, 17(2), 160-166. https://www.isetl.org/ijtlhe/pdf/IJTLHE55.pdf.
Facione, P.A. (2011). Critical Thinking: What it is and why it Counts. Insight Assessment, 1(1), 1-23. https://insightassessment.com/iaresource/critical-thinking-what-it-is-and-why-it-counts/.
Gintings, A. (2014). Esensi Praktis Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Humaniora.
Harlen, W. (1992). Research and the Development of Science in the Primary School. International Journal of Science Education, 14(5), 491-503. https://doi.org/10.1080/0950069920140502.
Kalelioglu, F., & Gülbahar, Y. (2014). The Effects of Teaching Programming via Scratch on Problem Solving Skills: A Discussion from Learners’ Perspective. Informatics in education, 13(1), 33-50. https://www.ceeol.com/search/article-detail?id=123695.
Landina, I.A.P.L., & Agustiana, I.G.A.T. (2022). Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa melalui Media Pembelajaran Flipbook berbasis Kasus pada Muatan IPA Kelas V SD. Mimbar Ilmu, 27(3), 443-452. https://doi.org/10.23887/mi.v27i3.52555.
Nuryanti, L., Zubaidah, S., & Diantoro, M. (2018). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP, Jurnal Pendidikan 3(2), 155-158. https://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/10490
Maizatulliza, M., & Kiely, R. (2017). Students’ Evaluation of their English Language Learning Experience. Dinamika Ilmu, 17(2), 205-222. https://doi.org/10.21093/di.v17i2.837.
Murdianingsih, A. K., Sumarno, S., & Siswanto, J. (2022). Pengembangan Media Pembelajaran Comic Book IPA untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Karakter Peduli Lingkungan. Jurnal Kualita Pendidikan, 3(2), 46-52. https://doi.org/10.51651/jkp.v3i2.297.
Patonah, S. (2014). Elemen Bernalar Tujuan pada Pembelajaran IPA melalui Pendekatan Metakognitif Siswa SMP. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 3(2), 128-133. https://doi.org/10.15294/jpii.v3i2.3111.
Siregar, P.S., Wardani, L., & Hatika, R.G. (2017). Penerapan Pendekatan Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (Paikem) pada Pembelajaran Matematika Kelas IV SD Negeri 010 Rambah. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD), 5(2), 743-749. https://doi.org/10.22219/jp2sd.v5i2.4823.
Solehatin, E. (2012). Strategi Pembelajaran PPKn. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Sudjana, N. (2005). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Suprihatiningrum, J. (2016). Strategi Pembelajaran Teori dan Aplikasi. Jogjakarta: Ar Ruzz Media.
Suryani, N. (2018). Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangannya. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Warsono. (2017). Pembelajaran Aktif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Wati, E.R. (2016). Ragam Media Pembelajaran. Jakarta: Kata Pena.
Zhou, J., Jiang, Y., & Yao, Y. (2015). The Investigation on Critical Thinking Ability in EFL Reading Class. English Language Teaching, 8(1), 83-94. https://eric.ed.gov/?id=EJ1075190.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










