Bujang Dayang Buku Alternatif Meningkatkan Minat Baca Siswa di SMP Negeri 1 Pangkalanbaru
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i3.1056Abstrak
Tulisan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pangkalanbaru sehingga perlu disusun program-program literasi sekolah yang disukai para siswa sehingga dapat meningkatkan minat bacanya. Di antaranya adalah dengan program Bujang Dayang Buku. Program Bujang Dayang Buku adalah program yang melibatkan seluruh siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pangkalanbaru untuk memotivasi mereka lebih sering mengunjungi Perpustakaan dan membaca buku sebanyak-banyaknya setiap semester. Bujang Dayang Buku dipilih berdasarkan banyaknya jumlah kunjungan ke perpustakaan dan banyaknya buku yang dibaca selama satu semester. Banyaknya siswa berkunjung dipantau melalui buku kunjungan yang mereka isi, sedangkan banyaknya buku yang dibaca berdasarkan berapa banyak buku yang dipinjam dan dapat dipahami isinya oleh siswa dengan cara membuat sinopsis. Dari data pengunjung yang diperoleh selama tahun ajaran 2016/2017 hingga 2018/2019, ada peningkatan sekitar 546 pengunjung, sedangkan peminjam ada sekitar 1.298 peminjaman bila dibandingkan dengan data pengunjung dan data peminjam tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program Bujang Dayang Buku sebagai salah satu alternatif dapat meningkatkan minat baca siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pangkalanbaru.
Referensi
Arikunto, S. (2017). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Hartono. (2017). Manajemen Perpustakaan Sekolah: Menuju Perpustakaan Modern dan Profesional. Yogykarta: Ar-Ruzz Media.
Istiana, P. (2014). Layanan Perpustakaan. Yogyakarta: Ombak.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Modul Diklat Teknis Karya Tulis Ilmiah (KTI) untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK). Jakarta.
Makhdum, M. (2022). Literasi Sains dan Digital dalam Pembelajaran IPA Melalui Window Shopping Berbantuan Flyer Maker. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 6(3), 963-976. https://doi.org/10.26811/didaktika.v6i3.718
Muhibbah, L. (2023). Efektivitas Metode PQRST untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Teks Eksplanasi. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 7(1), 93-114. https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i1.761
Mustakim. (2014). Bentuk dan Pilihan Kata. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Siahaan, A. (2017). Teachers’ Reading Culture in Madrasah Tsanawiyah Environment of the Target Grant Program of School and Quality Component Assistance. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 5(3), 415-430. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v5i3.169
Saifullah Idris, Tabrani ZA, Fikri Sulaiman Ismail, & Amsori. (2020). Assessment of critical education concepts in the perspective of Islamic education, in Emerging Perspectives and Trends in Innovative Technology for Quality Education 4.0. 1st Edition. London: Routledge
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Tabrani ZA. (2018). Navigasi Perubahan: Transformasi Pendidikan Agama dalam Dinamisme Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Tim Pengembang Pedoman Bahasa Indonesia. 2016. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Walidin, W., Idris, S., & Tabrani ZA. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press.
Wardani, I.G.A.K. & Wihardit, K. (2016). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta Universitas Terbuka.
Wardani, I.G.A.K. (2018). Teknik Penulisan Karya Ilmiah. Jakarta: Universitas Terbuka.
Wardarita, R. (2021). Kemampuan Menulis Karya Ilmiah. Yogyakarta: Elmatera Publishing.
Zulkifli & Ikhsan, M. (2007). Penulisan Karya Ilmiah. Bangka Belitung: Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










