Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa dengan Pemberian Soal melalui Google Form

Penulis

  • Anggraeni Anggraeni Sekolah Dasar Negeri Kedungsari 02, Jawa Tengah, Indonesia , Sekolah Dasar Negeri Kedungsari 02, Jawa Tengah, Indonesia
  • Emi Emi Sekolah Dasar Negeri 1 Tanjung Kamal, Jawa Timur, Indonesia , Sekolah Dasar Negeri 1 Tanjung Kamal, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26811/didaktika.v9i1.1650

Abstrak

Kemampuan literasi numerasi belum banyak dikuasai oleh siswa Sekolah Dasar sehingga  masih memerlukan pembelajaran di sekolah. Kemampuan literasi numerasi berkaitan dengan pengetahuan yang sering digunakan di rumah, pekerjaan, maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Kemampuan numerasi berhubungan tentang proses menganalisis informasi yang disajikan dalam bentuk grafik, gambar serta tabel. Penerapan pembelajaran literasi numerasi dilakukan pada siswa kelas V SD Negeri 1 Tanjung Kamal dalam memahami konsep iklan dan pengolahan data. Metode yang digunakan pada siklus 1 adalah Paper and Pencil dan untuk siklus 2 adalah Google Document. Hambatan berasal dari guru dan siswa karena hal tersebut merupakan hal yang masih sangat baru untuk keduanya. Hambatan dari guru adalah menghadapi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang membutuhkan pemahaman kemampuan literasi numerasi siswa sedini mungkin. Hambatan dari siswa sendiri berkaitan dengan hal baru yang cukup asing untuk diri siswa sehingga menumbuhkan motivasi belajar yang tinggi untuk penerapannya. Guru berusaha mengatasi hal tersebut dengan memunculkan teknologi yang baru yaitu dengan Google Form. Pada siklus 1 diperoleh nilai rata-rata siswa  adalah 55 poin sedangkan pada siklus 2 adalah 72 poin. Dari hasil tersebut dapat diperoleh peningkatan nilai rata-rata siswa sebesar 17 poin. Jadi, berdasarkan data pada siklus 1 dan 2 tersebut, bisa disimpulkan bahwa Penelitian Tindakan Kelas ini dikatakan telah berhasil menaikkan kemampuan literasi numerasi siswa.

Referensi

Afgani, J. (2011). Analisis Kurikulum Matematika. In Jakarta: Universitas Terbuka.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Tindakan Kelas. In Bumi Aksara.

Asba, A. (2019). Penerapan Model Pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar di SD Negeri 3 Dadakitan Kabupaten Tolitoli. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 5(1), 11–24. https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/171.

Aswita, D., Noviyanti, A., Apriana, E., Jalaluddin, J., Febriyanti, D., Herlina, H., & Hasmita, I. (2024). Enhancing Environmental Literacy in Aceh’s Tourism through an Ethnoecotourism Based Environmental Education Model. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 12(3), 1051-1070. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v12i3.1415.

Batubara, H. H. (2016). Penggunaan Google Form sebagai Alat Penilaian Kinerja Dosen di Prodi PGMI Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari. Al Bidayah, 8(1), 39–50. https://doi.org/10.14421/al-bidayah.v8i1.9071.

Hasanah, M., & Hakim, T. F. L. (2021). Analisis Kebijakan Pemerintah Pada Assesmen Kompetensi Minimum (AKM) Sebagai Bentuk Perubahan Ujian Nasional (UN). Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 1(3), 252–260. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v1i3.344.

Hewi, L., & Shaleh, M. (2020). Refleksi Hasil PISA (The Programme for International Student Assesment): Upaya Perbaikan Bertumpu pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age, 4(01), 30–41. https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jga/article/view/2018.

Kemdikbud. (2017). Gerakan Literasi Nasional. https://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/wpcontent/uploads/2017/10/literasi-numerasi.pdf.

Kilpatrick, J., Swafford, J., & Findell, B. (2001). Adding It Up: Helping Children Learn Mathematics. National Academies Press.

Kinach, B. M. (2002). Understanding and Learning-to-explain by Representing Mathematics: Epistemological Dilemmas Facing Teacher Educators in the Secondary Mathematics “Methods” Course. Journal of Mathematics Teacher Education, 5(2), 153–186. https://doi.org/10.1023/A:1015822104536.

Kinard, J. T., & Kozulin, A. (2008). Rigorous Mathematical Thinking: Conceptual Formation in the Mathematics Classroom. In Camridge University Press. Camridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511814655.

NCTM. (2000). Principles Standards for School Mathematics. Reston, VA: The National Council of Teachers of Mathematics. Inc.

Nurcahyono, N. A. (2023). Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi melalui Model Pembelajaran. Hexagon: Jurnal Ilmu Dan Pendidikan Matematika, 1(1), 19–29. https://doi.org/10.33830/hexagon.v1i1.4924.

Pangesti, F. T. P. (2018). Menumbuhkembangkan Literasi Numerasi pada Pembelajaran Matematika dengan Soal HOTS. Indonesian Digital Journal of Mathematics and Education, 5(9), 566–575.

Saminan, S., Irwandi, I., Kamza, M., & bin Rasul, M. (2024). Acehnese Ethnoscience as an Interdisciplinary Approach in Physics Education: Innovating in the Era of Merdeka Belajar. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 12(3), 1071-1098. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v12i3.1277.

Simanjuntak, M., Rafli, Z., & Utami, S. (2025). Elevating Vocational Student Competence: The Crucial Need for English Literacy Competence. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 13(1), 721-744. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v13i1.1109.

Warman, A. (2023). Assesmen Kompetensi Minimum untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik pada Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(1), 22–29. https://doi.org/10.61722/jirs.v1i1.20.

Wiedarti, P., Laksono, K., & Retnaningsih, P. (2018). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Yudha, C. B., Kusuma, A. P., Putri, E., & Innesry, S. (2024). Pembelajaran Literasi dan Numerasi Berbasis Digital bagi Guru Sekolah Dasar. Journal of Social Outreach, 3(1), 22–30. https://doi.org/10.15548/jso.v3i1.8325.

Diterbitkan

2025-03-30

Cara Mengutip

Anggraeni, A., & Emi, E. (2025). Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa dengan Pemberian Soal melalui Google Form. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 9(1), 379-394. https://doi.org/10.26811/didaktika.v9i1.1650