Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i3.201Abstrak
Pembelajaran bermakna adalah pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik dan menjadikan peserta didik sebagai pelaku utama yang aktif bersama temannya mengidentifikasi masalah, mencari solusi dan menyimpulkan serta mengomunikasikan secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan seperti ini dapat dilakukan dengan mengimplementasikan model Discovery Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik pada materi klasifikasi mahkluk hidup. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart melalui empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan masing-masing siklus dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan. Hasil analisis data menunjukkan persentase jumlah peserta didik yang dapat mencapai indikator berpikir kritis berjumlah 14 orang siswa (56,00%), peserta didik yang mencapai hasil belajar kompetensi pengetahuan 17 orang siswa (68,00%). Pada Siklus 2, peserta didik yang mencapai indikator kemampuan berpikir kritis berjumlah 22 orang (88,00%), dan 21 orang (84,00%) yang mencapai indikator hasil belajar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik.
Referensi
Abdullah, A. A & Richardo, R. . (2017). Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Memilih Makanan Sehat dengan Pembelajaran Literasi.Jurnal Gantang, 89-97.
Akbar, S., & Hasby, H. (2019). The Profile of Student Analytical Skills through Hypothetical Learning Trajectory on Colligative Properties Lesson. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 7(3), 455-468. doi:10.26811/peuradeun.v7i3.307
Arikunto, S. (2007). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Filsaime, D. K. (2008). Menguak Rahasia Berpikir Kritis dan Kreatif. Jakarta: Prestasi Pustakarya.
Fisher, A. (2009). Berpikir Kritis. Jakarta: Erlangga.
Hamzah, A. (2014). Perencanaan dan Strategi Pembelajaran Matematika. Jakarta: Rajawali Press.
Kadir, A. (2013). Konsep Pembelajaran Kontekstual di Sekolah. Jakarta: Dinamika Ilmu.
Muzaffar, A., Irfan, A., & Tabrani ZA. (2020). Kemampuan Pedagogical Content Knowledge Alumni Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 21(1), 41-60. doi: http://dx.doi.org/10.22373/jid.v21i1.7129
Nur, M. (2011). Model Pembelajaran Berbasis Masalah. Surabaya: UNESA.
Sagala, S. (2005). Konsep dan Makna Pembelajaran untuk membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta.
Sapitri, E. U, Kurniawan, Y & Sulistri, E. Efektivitas Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Penguasaan Konsep Asam Basa.Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika. 1 (2). 64-66. p-ISSN: 2477-5959e-ISSN: 2477-8451
Sinambela, P. N. (2017). Kurikulum 2013 dan Implementasinya dalam Pembelajaran. Jakarta: Generasi Kampus.
Sukmadinata. (2005). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.
Tabrani ZA. (2012). Future Life of Islamic Education in Indonesia. International Journal of Democracy, 18(2), 271–284
Trianto. (2007). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Kontruktivisme. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Walidin, W., Idris, S., & Tabrani ZA. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif & Grounded Theory. Banda Aceh: FTK Ar-Raniry Press.
Widiantoro, S. (2020). Pengembangan Model Pembelajaran Ecoprint untuk Meningkatakan Keterampilan Abad 21 di Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(3), 759-778. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i3.142
Widoyoko. (2015). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wulan, F & Ahmad, S. (2020). Model Discovery Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(2), 1469–1479. https://doi.org/10.31004/jptam.v4i2.612
Yuliana, N. (2018). Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa.Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 21-28.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










