Penerapan Model TSTS Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi IPA di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i2.208Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar serta aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran dengan metode Two Stay Two Stray pada Tema 6 Subtema 1 Keanekaragaman Hewan dan Tumbuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Sumber data adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 9 Jangka tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 16 orang. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hewan dan tumbuhan di kelas IV SD Negeri 9 Jangka. Hal ini terlihat dari hasil tes akhir siklus I diperoleh persentase 62,50 persen dan pada siklus II meningkat menjadi 87,50 persen. Aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran sudah termasuk dalam kategori sangat baik dan siswa terlibat aktif dalam pelaksanaan pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas guru dan siswa pada materi IPA di sekolah Dasar.
Referensi
Arikunto, Suharsimi. (2007). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Hanafiah, Nanang dan Cucu Suhana. 2009. Konsep Strategi Pembelajaran. Bandung: Refika Aditama.
Istarani. (2011). 58 Model pembelajaran inovatif. Medan: Media Persada.
Maidiyah, E. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Darussalam: Unsyiah.
Moleong, L. J. (2008). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Riyanto, Yatim. (2012). Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sanjaya, Wina. (2010). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Media Pranada.
Setyono. (2005). Strategi Pembelajaran. Bandung: Rosda Karya.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutiyono. (2012). Peningkatan kemampuan mendeskripsikan jenis simbiosis melalui Cooperative Learning Two Stay Two Stray pada siswa kelas IV SD 2 Besito tahun pelajaran 2011/2012. Tidak diterbitkan.
Tim Penyusun. (2013). Pedoman Penulisan Skripsi (Edisi Revisi). FKIP Universitas Almuslim.
Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif – Progesif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Solikhin, F., Sugiyarto, K., & Ikhsan, J. (2019). The Impact of Virtual Laboratory Integrated Into Hybrid Learning Use On Students’ Achievement. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 7(1), 81-94. doi:10.26811/peuradeun.v7i1.268
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










