Pengembangan Modul Berpikir Komputasional Berbasis Legenda Batu Batungkat untuk Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial
DOI:
https://doi.org/10.67686/didaktika.v10i2.2177Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir komputasional siswa serta keterbatasan bahan ajar yang kontekstual dalam pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial di tingkat sekolah menengah pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berpikir komputasional berbasis Legenda Batu Batungkat, serta mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifannya dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pulau Malan yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan desain quasi experiment tipe pretest–posttest control group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan skor rata-rata 87,68%, kepraktisan sangat tinggi sebesar 88,75%, serta efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 41,14 menjadi 79,43 dengan nilai N-Gain sebesar 0,65, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,33. Hasil uji tmenunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, modul berpikir komputasional berbasis legenda Batu Batungkat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial.
Referensi
Barr, V., & Stephenson, C. (2011). Bringing Computational Thinking to K–12: What Is Involved and What Is the Role of the Computer Science Education Community? ACM Inroads, 2(1), 48–54. https://doi.org/10.1145/1929887.1929905
Brennan, K., & Resnick, M. (2012). New Frameworks for Studying and Assessing the Development of Computational Thinking. In Proceedings of the 2012 Annual Meeting of the American Educational Research Association.
Bruner, J. S. (1960). The Process of Education. Harvard University Press.
Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The Systematic Design of Instruction (8th ed.). Pearson.
Gagné, R. M., Briggs, L. J., & Wager, W. W. (1992). Principles of Instructional Design (4th ed.). Harcourt Brace Jovanovich.
Gay, G. (2010). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (2nd ed.). Teachers College Press.
Gay, G. (2018). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice (3rd ed.). Teachers College Press. https://doi.org/10.1080/00405841.2019.1569395
Grover, S., & Pea, R. (2013). Computational Thinking in K–12: A Review of the State of the Field. Educational Researcher, 42(1), 38–43. https://doi.org/10.3102/0013189X12463051
Hake, R. R. (1999). Analyzing Change/Gain Scores. Indiana University.
Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It’s Here to Stay. Corwin Press.
Kalelioglu, F., Gulbahar, Y., & Kukul, V. (2016). A Framework for Computational Thinking Based on a Systematic Research Review. Baltic Journal of Modern Computing, 4(3), 583–596. https://doi.org/10.22364/bjmc.2016.4.3.05
Kemendikbudristek. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Informatika. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia Learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511811678
Nieveen, N. (1999). Prototyping to Reach Product Quality. In Design Approaches and Tools in Education and Training (pp. 125–135). Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-011-4255-7_10
Plomp, T., & Nieveen, N. (2013). Educational Design Research: An Introduction. Netherlands Institute for Curriculum Development (SLO).
Russell, S. J., & Norvig, P. (2016). Artificial Intelligence: A Modern Approach (3rd ed.). Pearson.
Sibarani, R. (2012). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Asosiasi Tradisi Lisan.
Tomlinson, B. (2011). Materials Development in Language Teaching (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511667183
Weintrop, D., Beheshti, E., Horn, M., Orton, K., Jona, K., Trouille, L., & Wilensky, U. (2016). Defining Computational Thinking for Mathematics and Science Classrooms. Journal of Science Education and Technology, 25(1), 127–147. https://doi.org/10.1007/s10956-015-9581-5
Wing, J. M. (2006). Computational Thinking. Communications of the ACM, 49(3), 33–35. https://doi.org/10.1145/1118178.1118215
Yadav, A., Hong, H., & Stephenson, C. (2017). Computational Thinking for All: Pedagogical Approaches to Embedding Computational Thinking in K–12 Classrooms. TechTrends, 61(6), 565–568. https://doi.org/10.1007/s11528-017-0161-7
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Kristin Oktaviani, Gede Wiratma Jaya

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










