Simulasi Mikro Combine Magnetik pada Pembelajaran di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i2.332Abstrak
Pemerolehan energi alternatif dengan tidak mengindahkan energi tak terbarukan menjadi masalah vital yang menuntut untuk segera dicarikan solusi. Ditinjau dari fungsi media pembelajaran, media Mikrocombinemagnetik telah menjalankan fungsinya untuk mempermudah siswa untuk memahami materi pembelajaran yang berkaitan dengan penggunaan energi alternatif tanpa bahan fosil. Tujuan penggunaan Mikrocombinemagnetik yaitu meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep PLMTH serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi PLMTH. Metode kajian ini merujuk pada best practice yang ditulis berdasarkan pengalaman terbaik dalam menyelesaikan sebuah permasalahan di dalam kelas. Hasil yang dicapai melalui simulasi mikrocombinemagnetik antara lain: (1) pada materi keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat hasil rata-rata kelas mencapai 88; (2) pada materi teks eksplanasi/ penjelasan ilmiah, rerata nilai siswa kelas VI A berada 6 point di atas KKM; (3) pada materi cara menghasilkan, menyalurkan, dan menghemat energi listrik rata-rata nilai siswa ada di angka 81; dan (4) pada materi peran Indonesia dalam kerjasama di berbagai bidang dalam lingkup ASEAN,rata-rata nilai siswa yang mencapai angka 82. Dapat disimpulkan bahwa simulasi mikrocombinemagnetik pada pembelajaran tema globalisasi subtema globalisasi di sekitarku menghasilkan rentang rata-rata antara 76 hingga 88.
Referensi
Asrori, M. (2009). Psikologi Pembelajaran. Wacana Prima.
Aziz, K. (2018). Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kecerdasan Interpersonal dalam Keterampilan Menulis. Intishar Publishing.
Dimyati, A.M. (2015). Studi Kelayakan Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro di Desa Setren Kecamatan Slogoimo Kabupaten Wonogiri. Jurnal Emitor, Vol. 15, No. 02, 1 – 10.
Fauziyah, N. (2017). Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Dengan Turbin Cross Flow Menggunakan Generator DC Magnet Permanen. Tugas Akhir. Institut Teknologi Sepuluh November. Tidak dipublikasikan.
Fikry, L.N. (2013). Rancang Bangun Kincir Angin Sebagai Pembangkit Listrik Pulau-pulau Keci (Tipe Savonius). Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Tidak dipublikasikan.
Goleman, D. (2009). Emotional Intelligence. Terj. T. Hermaya.. Gramedia Pustaka Utama. (Buku asli diterbitkan 1994)
Hendarto, A. (2012). Pemanfaatan Pemandian Umum untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) Menggunakan Kincir Tipe Overshot. Makalah. Teknik Elektro UMS. Tidak dipublikasikan.
Herdhani, A.B. (2017). Pengaruh Penambahan Magnet Pada Poros Kincir Terhadap Karakteristik dan Efisiensi Kincir Angin Propeler untuk Tiga Variasi Kecepatan Angin. Skripsi. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Tidak dipublikasikan.
Kinchelo, J.L. (2014). Guru Sebagai Peneliti. Terj. Nasir Syar’an. Yogyakarta: IRCiSoD. (buku asli diterbitkan tanpa tahun).
Sahruddin, A. (2018). Makassar ta’ Tidak Rantasa. Pustaka Media Guru.
Sawyer, R.K. (2006). Explaining Creativity. Oxford University Press.
Setiadi, Y. (2015). Perancangan Pico Hydro Portable Type Kincir Air Sebagai Pembangkit Energi Listrik. Diakses dari ejurnal.bunghatta.ac.id pada tanggal 11 Maret 2019.
Suciati. (2016). Pengembangan Media Maket Alam Kincapelik (Kincir Air Pembangkit Listrik) dalam Pembelajaran Tematik Kelas IV SD. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang. Tidak dipublikasikan.
Widyawati, A.P. (2017). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan 2017 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang. Pengaruh Model Snowball Throwing Berbantu Media Kincir Air Materi Energi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III SD Negeri Brumbung Kecamatan Mranggen Tahun Pelajaran 2016/2017. 156 – 162.
Wijayanto, A. (2014). Pemanfaatan Flywheel Magnet Sepeda Motor dengan 8 Rumah Belitan Sebagai Generator pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro. Jurnal Emitor, Vol. 4, No. 1, 46 – 53.
Wismaya, E.J. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Tiga Dimensi (Miniatur Kincir Air Pembangkit Listrik) Untuk Materi Kelas IV Tema 2 Selalu Berhemat Energi. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Vol. 31, No. 7, 3096 - 3106.
Zamroni. (2011). Dinamika Peningkatan Mutu. Gavin Kalam Utama.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










