Penerapan Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa dalam Pembelajaran IPA Biologi

Penulis

  • Yefita Aprizanti Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ujan Mas, Bengkulu, Indonesia , Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ujan Mas, Bengkulu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i2.618

Abstrak

Pelaksanaan pembelajaran di sekolah menengah pertama masih berpusat pada guru dan tidak menggunakan model pembelajaran yang bervariasi, siswa kurang dilibatkan secara aktif untuk menemukan sendiri pengetahuannya, siswa hanya menerima informasi dari guru dan mencatat sehingga kreativitas siswa sangatlah terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan literasi sains siswa pada pembelajaran biologi menggunakan model inquiry terbimbing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Sumber data adalah seluruh siswa kelas IX BSMPN 2 Ujan Mas tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 20 orang. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan model inquiry terbimbing dapat meningkatkan literasi sains siswa pada materi sistem perkembangbiakan tumbuhan. Hal ini terlihat dari hasil tes akhir siklus I diperoleh persentase 45% dan pada siklus II meningkat menjadi 85%. Aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran sudah termasuk dalam kategori baik dan siswa terlibat aktif dalam pelaksanaan pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model inquiry terbimbing dapat meningkatkan literasi sains siswa dalam pembelajaran biologi.

Biografi Penulis

  • Yefita Aprizanti, Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ujan Mas, Bengkulu, Indonesia, Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ujan Mas, Bengkulu, Indonesia

     

     

Referensi

Afriana, J. (2022). Pengaruh PJBL STEM Terhadap Literasi Sains dan Problem Solving Siswa SMP. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 6(2). 627-638. Doi: 10.26811/didaktika.v6i2.551

Afriani, D.N., Muntari, Hari, M., & Anwar, Y.A.S.. (2018). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Pelajaran Kimia Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas Xi Ipa Sman 2 Mataram. Jurnal Chemistry Education Practice,1 (2). 1-6. DOI: 10.29303/cep.v1i2.979

Anissatul, M. (2013). Strategi dan Model-model pembelajaran. Tulung Agung : STAIN Tulung Agung Press2qqq

Ekayogi, I.W. (2022). Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbantuan Google Workspace For Education untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 6(2). 433-452. DOI: 10.26811/didaktika.v6i2.495

Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education. New York: Mc Graw-Hill Press.

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintific dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor : Ghalia Indonesia

Jaree, A.R & Bachtiar, S. (2017). Aktivitas dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Meningkat Melalui Penerapan Model Jigsaw. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 4(1). 26-33.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. (2017). Konsep Literasi Sains dalam Kurikulum 2013. Jakarta, Indonesia: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kristanto, Y.E & Susilo, H . (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 22(2). 197-208.

Marsudiatmi, L., Suwarto & Hadiyah. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (guided Inquiri) terhadap Pemahaman Konsep IPA Materi Cahaya Ditinjau dari Motivasi Belajar. Jurnal Didaktika Dwij Indria, 1(5). 1-8.

Nasir, M., Muhamadiah, Indah, S., & Irham. (2023). Literasi Sains Siswa Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1). 324-328. DOI: 10.29303/jpft.v6i1.1549

Permatasari, N. (2022). Identifikasi Kompetensi Literasi Sains Peserta Didik pada Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di SMP Negeri 43 Rejang Lebong. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 6(1). 23-46. DOI: 10.26811/didaktika.v6i1.799

Riyanto, Y., (2010), Paradigma Baru Pembelajaran, Jakarta: Kencana Penada Media Goup.

Sardiman, A. M., (2003), Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Sohibi, M & Siswanto, J. (2012). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Dan Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Siswa. Jurnal pendidikan Fisika, 3(2). DOI:10.26877/jp2f.v3i2/SEPTEMBE.349

Sudarisman, S. (2013). Implementasi Pendekatan Kontekstual Dengan Variasi Metode Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Biologi. Jurnal pendidikan IPA Indonesia, 2(1). 23-30. DOI: https://doi.org/10.15294/jpii.v2i1.2506

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Umiarso. (2011), Pendidikan Pembebasan, Yogyakarta : Ar-Ruzz Media

Wulanningsih, S., Prayitno, B.A., & Probosar, R.M. (2012). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Ditinjau dari Kemampuan Akademik Siswa SMA Negeri 5 Surakarta. Jurnal pendidikan Biologi, 4 (2). 33-43.

Diterbitkan

2023-07-30

Cara Mengutip

Aprizanti, Y. (2023). Penerapan Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa dalam Pembelajaran IPA Biologi. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 7(2), 411-436. https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i2.618