Kolaborasi TPS-Digidic pada Pembelajaran Teks Naratif dalam Pemenuhan Mutu Pembelajaran Aspek Literasi
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i2.818Abstrak
Kebijakan asesmen Nasional yang terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum, survei karakter, dan survei lingkungan belajar adalah untuk mengetahui kualitas pendidikan yang sesungguhnya. Hasil asesmen Nasional diharapkan menjadi umpan balik bagi sebuah instansi yaitu sekolah untuk merancang pembelajaran yang lebih baik. Tujuan kolaborasi TPS-digidic dalam pembelajaran teks naratif adalah untuk menunjukkan efektivitasnya dalam pemenuhan mutu pembelajaran aspek literasi. TPS adalah singkatan dari Three Paragraphs Short story (cerita pendek tiga paragraf). Sedangkan digidic adalah akronim dari digital dictionary (kamus digital). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang difokuskan pada pra-eksperimental design khususnya pada intact-group comparison. Hasil penelitian menunjukkan kolaborasi TPS-digidic dalam pembelajaran teks naratif dapat meningkatkan kemampuan kelas IXA dalam mengerjakan soal-soal setara asesmen kompetensi minimum aspek literasi peningkatannya sebesar 26,68%. Persentase ketuntasan belajar peserta didik juga meningkat sebesar 13,63%. Sementara persentase keaktifan selama pembelajaran mencapai 20,81%. Kolaborasi TPS-digidic dalam pembelajaran teks naratif terbukti efektif dalam mewujudkan pemenuhan mutu pembelajaran aspek literasi.Referensi
Agussalim, A., Sanusi B., Y., & Zuhriah, Z. (2019). Perancangan Kamus Digital Linguistik-Arab Berbasis Windows dan Android. Nady Al-Adab, 16(2), 75. https://doi.org/10.20956/jna.v16i2.6657
Bupati Rembang. (2021). Instruksi Bupati rembang No. 440/1799/2021. Rembang: Pemda Kabupaten Rembang.
Direktorat Jenderal Pendidikan dasar dan Menengah Kementerian pendidikan dan Kebudayaan. (2016). desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. (P. Wiedarti, Ed.). Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ekawati, M. (2019). Teori Belajar Menurut Aliran Psikologi Kognitif Serta Implikasinya dalam Proses Belajar dan Pembelajaran. E-Tech, 7(4), 1–12.
Hartono, H. (2017). Strategi Pengembangan Perpustakaan Digital dalam Membangun Aksesibilitas Informasi: Sebuah Kajian Teoritis pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia. UNILIB : Jurnal Perpustakaan, 8(1), 75–91. https://doi.org/10.20885/unilib.vol8.iss1.art7
Kemdikbud. (2021). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Asesmen Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2021). Panduan penyelenggaraan Pembelajaran PAUDDIKDASMEN di Masa Pandemi Covid-19. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Agama.
Kepala Badan Penelitian dan pengembangan dan Perbukuan. Surat keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan No.018/H/KR/2020 (2020).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga kabupaten Rembang. (n.d.). Surat Edaran No. 420/5134/2021 Tentang Pemelajaran tatap Muka pada Satuan Pendidikan di Lingkungan Dindikpora pada Saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 Corona Virus Deseas (Covid19) di Kabupaten Rembang. Rembang: Dindikpora Kabupaten Rembang.
Khoimah, S. (2020). Peningkatan Kreativitas dan Literasi Digital Peserta Didik Melalui Metode Resitasi dalam Pembuatan Film Pendek Sejarah. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(3), 677–692. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i3.138
Mardhatillah, M., Verawati, V., Evianti, E., & Pramuniati, I. (2019). Bahan Ajar Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Melalui Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Bahasa Inggris. Genta Mulia, X(1), 38–53.
Mardiyah, Mustaji, & Sitompul, N. C. (2019). Meningkatkan Keterampilan Writing of Narrative Text dengan Menggunakan Teaching Materials. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 4(2), 89–95.
Mendikbud. (2020). AKM dan Implikasinya pada Pembelajaran. Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 1–37. Diambil dari https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/akm/file_akm2_202101_1.pdf
Nurcahyawati, E., & Alfisyahrin, Z. (2020). Mutu Pembelajaran dengan Sistem Distance Learning di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 7(3), 229–238.
Ramdani, Z., Amrullah, S., & Tae, L. F. (2019). Pentingnya Kolaborasi dalam Menciptakan Sistem Pendidikan yang Berkualitas. Mediapsi, 5(1), 40–48. https://doi.org/10.21776/ub.mps.2019.005.01.4
Saputra, A. W., & Meilasari, P. (2020a). Pentigraf sebagai Inovasi Pembelajaran Sejarah pada Masyarakat Era Disrupsi. KEMBARA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra dan Pengajarannya (e-Journal), 6(2), 131–141.
Saputra, A. W., & Meilasari, P. (2020b). Resonansi Kampung Pentigraf sebagai Komunitas Sastra 4.0 Indonesia. Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 82. https://doi.org/10.25139/fn.v3i2.2785
Sugiyono, P. D. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Sukmawan, S., Setyowati, L., & Nurmansyah, A. (2017). Mendayagunakan Genre Sastra Flash Fiction untuk Menulis Teks Argumentasi. Jurnal Ilmiah Edukasi & Sosial, 6(1), 84–95.
Susini, M., & Ndruru, E. (2021). Strategi Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris. Lingustic Community Service Journal, 1(2), 37–48. Diambil dari www.ejournal.warmadewa.ac.id
Tjahjono, T. (2018). Meneroka Dapur Pentigraf. Sidoarjo: DELIMA.
Tjahjono, T. (2020). Berumah dalam Sastra 3. Sidoarjo: TANKALI.
Wahidah, S., Gunawan, A., & Purwati, O. (2018). Bahasa Inggris Think Globally Act Locally. (S. Yuliana, Ed.) (2 ed.). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Wahidah, S., Khatimah, Y. R., & Diyantari. (2018). Buku Guru Bahasa Inggris Think Globally Act Lokally. (S. Yuliana, Ed.) (2 ed.). Jakarta.
Warsihna, J. (2016). Meningkatkan Literasi membaca dan Menulis dengan Teknologi Informatika (TIK). Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 67–80.
Widyaningsih, G. E. N. (2019). Penggunaan Kamus Digital dan Kamus Cetak Terhadap Penguasaan 汉字HÀNZI. Ilmiah Edukasi & Sosial, 10(1), 34–41.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










