Permainan Moncer untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VI Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i3.829Abstrak
Hasil belajar peserta didik kelas VI SDN Bancamara III tentang Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Negara Tetangga masih belum memenuhi KKM yang ditetapkan sekolah. Dari 21 peserta didik hanya 2 peserta didik yang dapat memenuhi KKM sedangkan yang lain tidak dapat memenuhi KKM, penyebabnya adalah kurangnya motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Peserta didik merasa bosan saat belajar di dalam ruangan. Peserta didik mengalami kesulitan memahami materi IPS karena mayoritas adalah materi yang perlu dihafal. Penelitian ini menggunakan metode PTK yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat Langkah, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan media permainan MONCER (Monopoli Cerdas) pada materi Kenampakan Alam dan Sosial negara-negara tetangga pada peserta didik kelas VI SDN Bancamara III Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep. Dari hasil Analisa data didapatkan bahwa hasil belajar peserta didik meningkat dari rata-rata ketuntasan klasikal 38,09% pada siklus I menjadi 90, 47% pada siklus II. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan media permainan MONCER dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Referensi
Akbar, S., & Hasby, H. (2019). The Profile of Student Analytical Skills through Hypothetical Learning Trajectory on Colligative Properties Lesson. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 7(3), 455-468. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v7i3.307
Arikunto, S. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bima Aksara.
Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers. Edition.Victoria: Deakin University.
Bijanti, B. (2023). Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Tentang Masa Penjajahan Belanda di Indonesia. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 7(1), 71–92. https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i1.1055
Budiyanto, B. (2021). Bingkai Pecahan Berbasis MIKIR untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Penjumlahan Pecahan di Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(1), 225–240. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i1.219
Kemp dan Dayton. (1985:28). dalam kutipan Arsyad (2002) Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Garfindo Perasada.
Masria, A. (2021). Pengaruh Model Snowball Throwing Dan Minat Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(2), 547–566. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i2.377
Prayitno. (2018). Halantas Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Pemahaman Tertib Berlalu lintas. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 2(1), 2580–2586. https://ojsdikdas.kemdikbud.go.id/index.php/didaktika/article/view/72/84
Prayogo, B. A., Murtini, T., & Sukarjo. (2017). Permainan Monopoli Sebagai Media Pembelajaran Matematika. Joyful Learning Journal, 6(Vol 6 No 4 (2017): Joyful Learning Journal), 228–234. https://doi.org/10.15294/JLJ.V6I4.18864
Akbar, S., & Hasby, H. (2019). The Profile of Student Analytical Skills through Hypothetical Learning Trajectory on Colligative Properties Lesson. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 7(3), 455-468. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v7i3.307
Arikunto, S. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bima Aksara.
Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers. Edition.Victoria: Deakin University.
Bijanti, B. (2023). Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Tentang Masa Penjajahan Belanda di Indonesia. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 7(1), 71–92. https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i1.1055
Budiyanto, B. (2021). Bingkai Pecahan Berbasis MIKIR untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Penjumlahan Pecahan di Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(1), 225–240. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i1.219
Damopolii, I., Keley, U., Rianjani, D., Nunaki, J., Nusantari, E., & Kandowangko, N. (2020). Potential of Inquiry-Based Learning to Train Student's Metacognitive and Science Process Skill. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 8(1), 83-98. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v8i1.351
Kemp dan Dayton. (1985:28). dalam kutipan Arsyad (2002) Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Garfindo Perasada.
Masria, A. (2021). Pengaruh Model Snowball Throwing Dan Minat Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(2), 547–566. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i2.377
Prayitno. (2018). Halantas Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Pemahaman Tertib Berlalu lintas. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 2(1), 2580–2586. https://ojsdikdas.kemdikbud.go.id/index.php/didaktika/article/view/72/84
Prayogo, B. A., Murtini, T., & Sukarjo. (2017). Permainan Monopoli Sebagai Media Pembelajaran Matematika. Joyful Learning Journal, 6(Vol 6 No 4 (2017): Joyful Learning Journal), 228–234. https://doi.org/10.15294/JLJ.V6I4.18864
Sudjana, N. & Ahmad, R. (2010). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo Nurjanah.
Suciati, S., Septiana, I., & Untari, M. F. A. (2015). Penerapan Media Monosa (Monopoli Bahasa) Berbasis Kemandirian Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Mimbar Sekolah Dasar, 2(2), 175–188. https://doi.org/10.17509/mimbar-sd.v2i2.1328
Sudjana, N. & Ahmad, R. (2010). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo Nurjanah.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










