Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Implementasi Pembelajaran Proyek Pembuatan Bel Listrik Sederhana

Penulis

  • Rosyidah Ariani Sekolah Menengah Pertama YPM 3 Taman Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia , Sekolah Menengah Pertama YPM 3 Taman Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i2.879

Abstrak

Pembelajaran daring mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di massa pandemi harus tetap memperhatikan kemampuan intelaktual yaitu kemampuan berpikir tingkat tinggi agar tujuan pendidikan nasional dapat tercapai salah satunya adalah berpikir kreatif. Dalam best practice ini, hasil inovasi pembelajaran menggunakan pembelajaran proyek pada pembuatan bel listrik sederhana berbantuan canva oleh siswa SMP YPM 3 Taman dogunakan sebagai bahan analisis kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini melibatkan 33 siswa kelas IX-C Sekolah Menengah Pertama YPM 3 Taman. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari observasi hasil laporan proyek dari siswa kelas IX-C. Berdasarkan hasil observasi diperoleh data bahwa kemampuan berpikir orisinal sebesar 62,12% berada pada kategori baik; kemampuan berpikir luwes sebesar 78,79% termasuk kategori baik; kemampuan berpikir lancar sebesar 56,82% termasuk dalam kategori cukup; dan kemampuan berpikir rinci sebesar 59,85% termasuk dalam kategori cukup. Dapat disimpilkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa kelas IX-C dalam pembelajaran proyek pembuatan bel listrik berbantuan Canva sebesar 64,39% termasuk dalam kategori baik.

Referensi

Agus, Asep. (2020). Implementasi Pembelajaran Inkuiri di Masa Pandemik. Proceeding of P4TK IPA. Bandung: 24 Agustus 2020

Anjarsari, Putri. (2014). Makalah PPM Pentingnya Melatih Keterampilan Berpikir (Thinks Skill) dalam Pembelajaran IPA di SMP. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Anggraini, Yulinda Vita. (2019). Baloon Car Project Analisis Kemapuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Berbantuan Comic Creator dengan Pendekatan STEAM. Prosiding Simposium Nasional P4TK IPA.

Arini, Wahyu. (2017). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Cahaya Siswa Kelas VIII SMP Xa Verius Kota Lubuklinggau. Science and Physics Education Journal (SPEJ)

Guilford, J.P. (1968_. Intelegence, Creativity and Their Educational Implications. San Diego, Calif: R.R Knapp

Kemendikbud. (2003). Undang-Undang No 20 Tujuan Pendidikan Nasional.

Kemdikbud. (2020). Pedoman dan Pelaksanaan Belajar dari Rumah selama Darurat Bencana Covid-19. Kemdikbud

Munandar, Utami. (2009). Pengembangan kreativitas anak berbakat. Rineka Cipta.

Rendra, Prayoga. (2016). Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMAN 1 Krian Tahun 2016Seminar Nasional IPA Pasca Sarjana UM Vol 1 tahun 2016.

Rohana, Surya Rohana. (2019). Penerapan Project Based Learning dalam upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Penguasaan Konsep Z Peserta Didik pada Materi Pencemaran Lingkungan. Prosiding Seminar Nasioanl Inovasi Pendidikan.

https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/05/merdeka-belajar-jadi-lahan-tumbuhkan- kreativitas-di-satuan-pendidikan diakses tanggal 20 Maret 2021

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/08/17/di-tingkat-global-kreativitas- indonesia-termasuk-paling-rendah diakses tanggal 20 Maret 2021

Diterbitkan

2023-07-30

Cara Mengutip

Ariani, R. (2023). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Implementasi Pembelajaran Proyek Pembuatan Bel Listrik Sederhana. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 7(2), 603-616. https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i2.879