Pengembangan Media “Wayang Si Dupan” untuk Pembelajaran Siklus Hidup Hewan di Sekolah Dasar

Authors

  • Desy Herawati Sekolah Dasar Negeri Mangunharjo 7 Kota Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26811/didaktika.v8i2.1319

Abstract

Each student has a different character. Therefore, teachers are required to be able to create learning that can meet students' diverse learning needs. When studying Animal Life Cycles, the teacher used video learning media, but at that time only children with visual and auditory learning styles were able to follow the lesson well, while children with kinesthetic learning styles felt bored and ended up making noise and disturbing other friends. Based on this problem, the teacher finally developed his learning media by creating Wayang Si Dupan media. This development research aims to test the validity and effectiveness of the Wayang Si Dupan media in learning animal life cycles in class 4 at SDN Mangunharjo 7, Probolinggo City. This research uses a 4D model, namely define, design, development, and dissemination. Material expert validation results for Wayang Si Dupan media obtained an average of 87% and validation results from design experts obtained an average of 91%. Students' learning outcomes in the Animal Life Cycle material increased by 78% after they used the Wayang Si Dupan media. This shows that Si Dupan Wayang Media is effective in improving student learning outcomes.

References

Amin, Y. F., Siswanto, J., Untari, M., & Kanitri, N. (2023). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Aspek Proses Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 1 Sdn Pedurungan Kidul 01. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 653-664. https://doi.org/10.23969/jp.v8i1.7362

Alhafiz, N. (2022). Analisis Profil Gaya Belajar Peserta didik untuk Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP Negeri 23 Pekanbaru. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(5). https://doi.org/10.53625/jabdi.v1i8.946

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suat Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Bire, A. L., Geradus, U., & Bire, J. (2014). Pengaruh Gaya Belajar Visual, Auditorial, dan Kinestetik Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Kependidikan Penelitian Inovasi Pembelajaran, 44(2). https://doi.org/10.21831/jk.v44i2.5307

Fauziah, F. (2015). Hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar mahasiswa semester II Bimbingan Konseling UIN Ar-Raniry. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(1), 90-98. http://dx.doi.org/10.22373/je.v1i1.320

Herwina, W. (2021). Optimalisasi Kebutuhan Murid Dan Hasil Belajar Dengan Pembelajaran Berdiferensiasi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 35(2). https://doi.org/10.21009/pip.352.10

Hidayanti, Z. A., Purnamasari, H., & Sarmi, N. N. (2021). Pengaruh Penggunaan Media Wayang Kertas Animasi Hewan Terhadap Kemampuan Menulis Teks Fabel Peserta didik Kelas VII MTS Husnul Khotimah Kampek. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP), 3(2). https://doi.org/10.34012/bip.v3i2.1943

Isnanto, I. (2022). Hasil Belajar Peserta didik Ditinjau Dari Gaya Belajar. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(1). https://doi.org/10.37905/aksara.8.1.547-562.2022

Mukholifah, M., Tisngati, U., & Ardhyantama, V. (2020). Mengembangkan Media Pembelajaran Wayang Karakter pada Pembelajaran Tematik. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(4). https://doi.org/10.47492/jip.v1i4.152

Mukodas, M., & Mubarock, W. F. (2020). Efektifitas Mendongeng Melalui Media Wayang Kertas Di Rumah Baca Sang Pembelajar. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9(1). https://doi.org/10.31000/lgrm.v9i1.2398

Mustika, B., Uswatun, D. A., Khaleda, I., Hendrik, A., & Nurnaningsih, N. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Wayang Sukuraga Terhadap Keaktifan Peserta didik Kelas Rendah Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3). https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2938

Muthohharoh, I., Ghufron, S., Nafiah, N., & Hartatik, S. (2021). Pengaruh Penggunaan Media Wayang Kardus terhadap Kemampuan Bercerita Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(5). https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1267

Pitaloka, H., & Arsanti, M. (2022). Pembelajaran Diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Seminar Nasional Pendidikan Sultan Agung, Vol.4, 36–43. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/sendiksa/article/view/27283

Safitri, A., & Kabiba, K. (2020). Penggunaan Media Gambar dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV di SD Negeri 3 Ranomeeto. Didaktis: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan, 20(1). https://doi.org/10.30651/didaktis.v20i1.4139

Sufianti, A. V. (2022). Hubungan Gaya Belajar Dengan Multiple Intellegences Terhadap Prestasi Peserta Didik. Indonesian Research Journal On Education, 2(1). https://doi.org/10.31004/irje.v2i1.253

Wahyuningsari, D., Mujiwati, Y., Hilmiyah, L., Kusumawardani, F., & Sari, I. P. (2022). Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Rangka Mewujudkan Merdeka Belajar. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(04). https://doi.org/10.57008/jjp.v2i04.301

Zulfah. (2022). Kearifan Lokal “Wayang Golek” Sebagai Media Pembelajaran di Era Abad-21. Jurnal Abadi Pendidikan Islam, 19(1).

Published

2024-07-30

How to Cite

Herawati, D. (2024). Pengembangan Media “Wayang Si Dupan” untuk Pembelajaran Siklus Hidup Hewan di Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 8(2), 781-798. https://doi.org/10.26811/didaktika.v8i2.1319