Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Aktivitas dan Pemahaman Tentang Masa Penjajahan Belanda di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i1.1055Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Logandeng Karangdadap Pekalongan Tahun 2019/2020. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus yang dilakukan secara berulang dan berkelanjutan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 29 siswa dan objeknya adalah hasil belajar IPS siswa. p data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPS. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari ketuntasan belajar siswa dari rata-rata nilai pada data awal siswa yaitu 47,24 dan memiliki ketuntasan belajar sebesar 14% dan pada akhir siklus pertama nilai rata-rata siswa menjadi 64,13 dengan ketuntasan belajarnya menjadi 24 % dan pada akhir siklus kedua nilai rata-rata siswa naik menjadi 76,89 dengan ketuntasan belajar siswa mencapai 59 %. Proses pembelajaran di dalam kelas juga ikut mengalami peningkatan.
Referensi
Gagne, Leslie Briggs, & Walter W. Wager. (1992). Principles of Instructional Design.
Hidayat, Alimul A.A. (2010). Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif. Heath Books.
Malik, H. (2020). Pengembangan Karakter Melalui Pendekatan Terpadu untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(2), 435-472. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i2.136
Oemar, Hamalik. (2008). Metode Belajar dan Kesulitan-kesulitan Belajar. Remaja Karya.
Prananta, Y. R. (2021). Pengembangan Model Pembelajaran Abad 21 Berbasis Media Penanaman Karakter Bertema Nilai-Nilai Pancasila dan Sadar Konstitusi. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(2), 375-398. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i2.213
Rahmani, R., Mustadi, A., Maulidar, M., & Senen, A. (2021). The Development of Teaching Materials Based on Context and Creativity to Increase Students Scientific Literacy. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 9(2), 345-364. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v9i2.506
Riduan, Sunarto. (2010). Pengantar Statisticka (untuk Penelitian: Pendidikan, Sosial, Komunikasi, Ekonomi, dan Bisnis). Alfabeta.
Ridwan, S. L. (2021). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Model Pembelajaran Discovery Learning. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 5(3), 637-656. https://doi.org/10.26811/didaktika.v5i3.201
Setiawan, Denny, dkk. (2008). Komputer dan Media Pembelajaran. Universitas Terbuka.
Subyantoro. (2017). PTK Penelitian Tindakan Kelas. Edisi Kelima. Farishma Indonesia.
Suharsini, Arikunto. (2010).Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta.
Suharsini, Arikunto. (2014). Penelitian Tindakan Kelas. Bumi Aksara.
Sulistyawan, E. (2020). Pengembangan Model Pembelajaran Smartberbasis Steam Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Pada Mata Pelajaran Prakarya. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 4(3), 693-706. https://doi.org/10.26811/didaktika.v4i3.124
Sumarwan, F.X. (2006). Model Pembelajaran. LPMP Jawa Tengah.
Suprijono, Agus. (2009). Cooperative Learning. Pustaka Belajar.
Tabrani ZA, & Masbur. (2016). Islamic Perspectives on the Existence of Soul and Its Influence in Human Learning (A Philosophical Analysis of the Classical and Modern Learning Theories). Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 1(2), 99–112. Retrieved from http://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/cobaBK/article/view/600
Walgito, Bimo. (1997). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Grafindo.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua materi yang diterbitkan oleh Jurnal_Didaktika_Pendidikan_Dasar dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons 4.0 (CC-BY-SA) atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah. Izin akses di luar cakupan lisensi ini mungkin tersedia di perpustakaan digital dan database jurnal akses terbuka.










